Camat Margorejo Bongkar Fakta: Kenaikan Pajak 250 Persen Disepakati Setelah Tawaran 1000 Persen dari Bupati

- Jurnalis

Selasa, 19 Agustus 2025 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati, JawaNews.id – Fakta baru mencuat dalam rapat Pansus Hak Angket pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, di DPRD Kabupaten Pati, Selasa (19/8/2025). Camat Margorejo, Arif Fadhillah, blak-blakan mengungkap bahwa kenaikan PBB P2 sebesar 250 persen bukanlah usulan dari para camat, melainkan hasil “tawar-menawar” usulan bupati yang sebelumnya sempat mengajukan kenaikan hingga 1000 persen.

“Kalau terkait kenaikan pajak kami tidak mengusulkan, tapi menyetujui. Karena waktu di pendopo itu kita disodori usulan bupati 1000 persen. Lalu ada tawar-menawar, akhirnya disepakati 250 persen,” ujar Arif Fadhillah di hadapan anggota dewan.

Baca Juga :  Cek Kesehatan dan Latihan Konsentrasi, Cara Polresta Pati Jaga Performa Personel di Pospam Juwana Saat Lebaran

Arif menambahkan, kesepakatan tersebut diambil setelah bupati menanyakan satu per satu pendapat camat. Menurutnya, keputusan itu lalu disosialisasikan kepada masyarakat melalui para kepala desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perintah Video Deklarasi dari Sekda

Tak berhenti di situ, Camat Margorejo juga membeberkan fakta lain. Ia mengaku hanya menjalankan perintah Sekda Pati, Riyoso, terkait pembuatan video deklarasi oleh para camat dan kepala desa.

“Terkait teman-teman kades yang membuat video itu ada yang bulan September. Itu bukan inisiatif saya sebagai camat, melainkan perintah dari Pak Sekda. Perintah itu disampaikan secara lisan ketika ada kegiatan PKK di Margorejo,” ungkapnya.

Baca Juga :  Rumah Perangkat Desa di Ngampel Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp70 Juta

Pernyataan ini membuat suasana pansus memanas. Anggota dewan kembali menyoroti keabsahan tindakan camat yang hanya beralasan “efisiensi dan mendesak” dalam pelaksanaan perintah tersebut.

Membuka Tabir Kekuasaan

Keterangan Arif Fadhillah jelas berbeda dengan pernyataan Bupati Sudewo sebelumnya yang menegaskan seolah kenaikan PBB P2 sebesar 250 persen merupakan kesepakatan bersama tanpa adanya tawaran ekstrem. Fakta baru ini menguatkan dugaan adanya tekanan politik dan intrik kekuasaan dalam kebijakan fiskal daerah, serta dugaan keterlibatan birokrasi dalam manuver politik.

Penulis : Dwi S

Editor : Dian

Berita Terkait

Polresta Pati Perkuat Sinergitas Polsushut Perhutani Melalui Pembinaan dan Penyuluhan Ditbinmas Polda Jateng
Polresta Pati Satukan Langkah Bersama PPNS di Era KUHAP Baru untuk Penegakan Hukum yang Profesional
Chandra : Sensus Ekonomi Punya Peran Strategis Tentukan Arah Pembangunan
Polsek Margorejo Gelar Esport Competition, Wadah Generasi Muda Berprestasi Sambut HUT Bhayangkara ke-80
Tiga Finalis Krenova Tingkat Jateng Berasal dari Pati
Polisi Sahabat Anak, Satpolairud Polresta Pati Kenalkan Dunia Kepolisian Melalui Outing Class PAUD Mapan Mulyo dan KB Bina Mulya
Kisah Haru Naura Berakhir Bahagia, Orang Tua Sampaikan Terima Kasih kepada Polresta Pati dan Polsek Terbanggi Besar
Esport Competition Polresta Pati Tingkat Kecamatan Tlogowungu Jadi Ajang Pembinaan Generasi Muda Menyambut Hari Bhayangkara
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:34 WIB

Polresta Pati Perkuat Sinergitas Polsushut Perhutani Melalui Pembinaan dan Penyuluhan Ditbinmas Polda Jateng

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:31 WIB

Polresta Pati Satukan Langkah Bersama PPNS di Era KUHAP Baru untuk Penegakan Hukum yang Profesional

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:25 WIB

Chandra : Sensus Ekonomi Punya Peran Strategis Tentukan Arah Pembangunan

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:26 WIB

Polsek Margorejo Gelar Esport Competition, Wadah Generasi Muda Berprestasi Sambut HUT Bhayangkara ke-80

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:33 WIB

Tiga Finalis Krenova Tingkat Jateng Berasal dari Pati

Berita Terbaru

Uncategorized

Tiga Finalis Krenova Tingkat Jateng Berasal dari Pati

Kamis, 11 Jun 2026 - 17:33 WIB