Hujan Deras Picu Sungai Gandam Meluap, Jalan Pantura Ketitang Wetan Tergenang — Kapolsek Batangan: “Kami Terus Pantau, Situasi Masih Aman Terkendali

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati – Guyuran hujan berintensitas tinggi di wilayah Kecamatan Jaken dan hujan lokal di Kecamatan Batangan pada Rabu (10/12/2025) sekira pukul 19.30 WIB menyebabkan Sungai Gandam kembali meluap. Genangan air meluber hingga ke jalan Pantura turut Desa Ketitang Wetan, Batangan, dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Personel Unit Intelkam Polsek Batangan bergerak cepat melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan.

Kapolresta Pati melalui nKapolsek Batangan Iptu M. Setiawan mengonfirmasi bahwa luapan air mulai terlihat sejak pukul 19.30 WIB. “Curah hujan di hulu cukup ekstrem, sehingga debit air naik cepat. Tanggul di beberapa titik masih berupa timbunan tanah, inilah yang memicu air lebih mudah meluap,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Desa Ketitang Wetan, air merendam jalan desa dengan ketinggian antara 5 hingga 10 sentimeter. Meski tidak terlalu dalam, kondisi ini membuat warga setempat waspada. “Kami minta masyarakat tetap berhati-hati, terutama yang tinggal di sekitar bantaran sungai. Situasi saat ini masih terkendali,” kata Kapolsek.

Baca Juga :  OLC 2025: Polisi Air Sisir Sungai Silugonggo, Nelayan dan Pekerja Diimbau Utamakan Keselamatan

Sementara itu, di jalur Pantura tepatnya depan Gapura Ketitang Wetan, genangan air memanjang lebih dari 100 meter dengan ketinggian serupa, 5 hingga 10 sentimeter. Kendaraan dari arah Juwana menuju Rembang dan sebaliknya masih dapat melintas, namun dengan kecepatan terbatas. “Lalin tetap bisa lewat, namun kami imbau pengendara mengurangi kecepatan karena jalan cukup licin,” tambah Iptu Setiawan.

Pemantauan di hulu menunjukkan bahwa di Bendung Widodaren, limpasan air mencapai 80 sentimeter. Kondisi ini memengaruhi aliran ke hilir dengan rentang waktu 2 hingga 3 jam sebelum sampai di Desa Ketitang Wetan. “Kami terus memonitor pergerakan air dari hulu. Informasi dari bendung sangat menentukan langkah antisipasi di bawah,” tegas Kapolsek.

Walau genangan belum memasuki permukiman secara signifikan, terutama di RT 01 RW 01, Polsek Batangan tetap meminta warga meningkatkan kewaspadaan. “Kalau hujan berlangsung lama, potensi naiknya debit air sangat mungkin. Kami minta warga segera melapor jika ada perkembangan,” ujar Kapolsek Batangan.

Baca Juga :  Kapolresta Pati Tegaskan Larangan Kembang Api, Ajak Warga Isi Tahun Baru 2026 dengan Doa Bersama

Polsek Batangan juga memastikan bahwa koordinasi lintas sektor berjalan aktif. Personel sudah ditempatkan di titik-titik rawan untuk memastikan arus lalu lintas tetap aman. “Kami standby di lapangan, baik untuk pengaturan lalu lintas maupun pemantauan debit air,” ungkapnya.

Air di jalan Pantura diperkirakan butuh waktu sekitar 2 hingga 3 jam untuk surut, bergantung pada kondisi cuaca di wilayah hulu. “Kami berharap hujan segera mereda. Yang jelas, kami pastikan pemantauan dilakukan penuh sampai situasi kembali normal,” pungkas Kapolsek Batangan.

“Manfaatkan layanan Call Center 110 sebagai sarana pelaporan cepat dan gratis selama 24 jam untuk berbagai keadaan darurat, mulai dari tindak kriminal, kecelakaan, kekerasan, penipuan, hingga situasi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, maupun pohon tumbang. Masyarakat juga diminta tidak melakukan panggilan iseng atau laporan palsu agar layanan tetap optimal bagi warga yang membutuhkan pertolongan sesungguhnya”.

Sumber Berita : Humas Polresta Pati

Berita Terkait

Polisi Siaga Pantau Banjir di Jakenan, Pastikan Jalan dan Permukiman Tetap Aman
Hujan Lebat Picu Genangan, Satlantas Polresta Pati Sigap Jaga Kelancaran Arus Lalu Lintas
Pasca Tanggul Jebol, Polresta Pati Salurkan Sembako dan Lakukan Kerja Bakti Bersihkan Lumpur dan Sampah di Margoyoso
Polsek Tayu Sigap Tangani Pohon Tumbang di Jalur Pati–Tayu, Arus Lalin Kembali Lancar
Banjir di Kota Pati, Satpolairud Polresta Pati Turun Bersihkan Lumpur Jalan KH Ahmad Dahlan
Polsek Jaken Bergerak Cepat Tangani Jembatan Amblas di Sungai Randugunting
Pasca Longsor, Polsek Tlogowungu Bersama Warga Buka Akses Jalan ke Dukuh Pulingan
Luapan Sungai Silugonggo Terjang Tayu, Polsek Tayu Turun Tangan Pimpin Bersih-Bersih Pascabanjir
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:42 WIB

Polisi Siaga Pantau Banjir di Jakenan, Pastikan Jalan dan Permukiman Tetap Aman

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:39 WIB

Hujan Lebat Picu Genangan, Satlantas Polresta Pati Sigap Jaga Kelancaran Arus Lalu Lintas

Minggu, 11 Januari 2026 - 17:00 WIB

Pasca Tanggul Jebol, Polresta Pati Salurkan Sembako dan Lakukan Kerja Bakti Bersihkan Lumpur dan Sampah di Margoyoso

Minggu, 11 Januari 2026 - 16:56 WIB

Polsek Tayu Sigap Tangani Pohon Tumbang di Jalur Pati–Tayu, Arus Lalin Kembali Lancar

Minggu, 11 Januari 2026 - 16:53 WIB

Banjir di Kota Pati, Satpolairud Polresta Pati Turun Bersihkan Lumpur Jalan KH Ahmad Dahlan

Berita Terbaru