Blora,- Bencana tanah ambles di Dukuh Ngetrep, RT.08 RW.03 Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, meluas, sudah ada dua keluarga diungsikan ke tempat aman karena rumahnya tidak dapat dihuni dan badan jalan sudah terindikasi ikut amblas. Serta Sejumlah rumah tampak rusak
Pemantauan Jawanews.id, pada Kamis, 1 Januari 2026, dua keluarga dilokasi dukuh Ngetrep Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora terpaksa mengungsi ke tempat yang aman, ada yang menumpang ke lahan warga lainnya dan ada yang memilih pindah lokasi di kecamatan lain
Kombor salah satu warga yang terdampak, mengatakan,”Sebelumnya hanya 4 rumah yang terdampak, kini badan jalan iku ambles dilanda bencana tanah bergerak,” kata Kombor
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Kowo Kades Tutup kepada media menyampaikan,”Tanah amblas memang sangat meresahkan warga karena bisa merusak rumah, memutus akses jalan, bahkan memaksa warga mengungsi, di mana hujan lebat memicu pergeseran tanah dan menyebabkan puluhan rumah terdampak serta infrastruktur rusak, menimbulkan kekhawatiran akan perluasan bencana dan keselamatan jiwa serta harta benda, sehingga penanganan cepat dan relokasi menjadi prioritas”.
“Hal ini, sudah saya laporkan ke pihak terkait, antara lain BPBD, Din PUPR, dan juga Balai Besar Pamali Juana, karena lokasi berada di bantaran sungai Lusi, namun sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya.” Imbuhnya
” Kemarin aja, untuk evakuasi, pemindahan rumah kita lakukan gotong-royong warga, dengan dana pribadi saya mas.”Tambahmya
“Lahan di lokasi bencana adalah lahan SHM, milik warga, yang diketahui cukup labil,karena di bantaran sungai Lusi, yang arusnya cukup besar, walaupun sebelumnya dilakukan antisipasi,” jelas dia.
Sumber Berita : Brotoseno







