PATI – Suasana Mako Satpolairud Polresta Pati tampak berbeda pada Selasa (13/1/2026) pagi. Sebanyak 139 siswa TK Matholi’ul Falah Desa Langgenharjo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, mengikuti kegiatan outing class yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan bersama jajaran Satpolairud Polresta Pati.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB tersebut merupakan bagian dari program pembinaan dan edukasi Polsanak (Polisi Sahabat Anak). Para siswa hadir didampingi kepala sekolah serta 15 guru pendamping dan disambut langsung oleh personel Satpolairud di lingkungan Mako Satpolairud Polresta Pati.
Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan, mengatakan kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman sejak dini tentang tugas kepolisian, khususnya Polairud. Menurutnya, pengenalan profesi polisi sejak usia dini penting untuk membangun kedekatan emosional antara anak-anak dan institusi Polri. “Kami ingin anak-anak mengenal Polairud lebih dekat dan memahami bahwa polisi adalah sahabat anak,” ujar Kompol Hendrik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan dengan berbagai peralatan khusus yang digunakan Satpolairud, mulai dari peralatan selam, life jacket, ring buoy, teropong, perahu karet, kendaraan bermotor air (AWC), hingga kapal patroli IX-1024. Seluruh materi disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami anak-anak.
Selain pengenalan alat, Satpolairud Polresta Pati juga memberikan edukasi tentang keselamatan di air serta bahaya bullying di lingkungan sekolah. Kompol Hendrik menegaskan, penanaman nilai saling menghormati dan empati perlu diberikan sejak usia dini sebagai langkah pencegahan perilaku perundungan. “Anak-anak harus belajar saling menghargai sejak sekarang,” tegasnya.
Kegiatan semakin menarik ketika para siswa diajak praktik langsung mengenakan life jacket serta belajar mendayung perahu karet dengan pengawasan ketat personel Satpolairud. Melalui praktik tersebut, anak-anak diajak memahami pentingnya keselamatan saat berada di perairan dengan cara yang menyenangkan dan aman.
Kompol Hendrik menambahkan, kegiatan outing class ini juga menjadi sarana membangun kepercayaan publik terhadap Polri melalui pendekatan humanis. Menurutnya, interaksi langsung yang positif akan membentuk citra Polri yang ramah dan dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda. Ia memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.
Sementara itu, guru TK Matholi’ul Falah Desa Langgenharjo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Satpolairud Polresta Pati atas kesempatan dan sambutan yang diberikan. Guru pendamping menilai kunjungan ke Mako Satpolairud tersebut sangat bermanfaat karena anak didik mendapatkan pembelajaran langsung mengenai keselamatan di air, pengenalan tugas kepolisian, kedisiplinan, serta penanaman nilai anti bullying sejak usia dini. “Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak kami karena belajar sambil bermain, sehingga materi mudah dipahami dan membekas,” ungkap salah satu guru.
Sumber Berita : Humas Polresta Pati







