Banjir Rendam Jalur Pantura, Arus Pati–Rembang Tersendat hingga 3 KM, Polisi Lakukan Rekayasa Darurat

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Rendam Jalur Pantura, Arus Pati–Rembang Tersendat hingga 3 KM, Polisi Lakukan Rekayasa Darurat

*Pantura Lumpuh Diterjang Banjir, Antrean Kendaraan di Pati Mengular 3 KM, Polisi Lakukan Rekayasa Darurat*

PATI – Banjir yang menggenangi Jalur Pantura Pati–Rembang, tepatnya di kawasan pertigaan Widorokandang, Selasa (13/1/2026), menyebabkan arus lalu lintas tersendat parah. Kemacetan dilaporkan mengular hingga sekitar tiga kilometer, terutama dari arah timur atau Rembang menuju Kota Pati, dengan dominasi kendaraan berat dan non-golongan satu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolresta Pati melalui Kasat Lantas Polresta Pati, Kompol Riki Fahmi Mubarok, menyampaikan bahwa perlambatan arus lalu lintas dipicu oleh luapan air sungai yang meluber ke badan jalan Pantura. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya lubang-lubang jalan yang tertutup genangan, sehingga kendaraan harus melaju pelan demi keselamatan.

“Situasi arus lalu lintas di simpang Widorokandang mengalami perlambatan cukup signifikan, khususnya dari arah Rembang ke Pati. Saat ini volume kendaraan didominasi kendaraan non-golongan satu, termasuk kendaraan berat dan sumbu tiga ke atas,” ujar Kompol Riki Fahmi Mubarok di lokasi.

Menurutnya, Satlantas Polresta Pati telah melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas terbatas untuk mengurai kepadatan. Salah satunya dengan mengalihkan arus kendaraan dari arah timur menuju jalur Lingkar Selatan, mengingat jalur yang mengarah ke pusat Kota Pati juga terdampak genangan air akibat luapan sungai.

Baca Juga :  Satlantas Polresta Pati Gelar PSA di TK Kemala Bhayangkari 42 dalam Ops Keselamatan Candi 2026

“Kami melakukan rekayasa terbatas dengan mengalirkan arus dari arah timur ke Lingkar Selatan. Namun kami tetap mengimbau pengendara untuk berhati-hati karena di beberapa titik masih terdapat genangan,” jelasnya.

Kompol Riki menambahkan, pihaknya juga menyiapkan jalur alternatif bagi pengendara dari arah Rembang menuju Pati. Jalur alternatif tersebut dapat melalui Batangan atau Simpang Tiga Sampang menuju Jakenan, namun hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua dan kendaraan golongan satu.

“Untuk kendaraan non-golongan satu atau kendaraan berat sumbu tiga ke atas tetap diarahkan melalui jalur Pantura, karena jalur alternatif tidak memungkinkan untuk kendaraan besar,” tegasnya.

Ia menegaskan, personel Satlantas Polresta Pati disiagakan di sejumlah titik rawan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, membantu pengendara, serta memantau perkembangan debit air. Koordinasi juga terus dilakukan dengan instansi terkait guna percepatan penanganan genangan dan kerusakan jalan di jalur nasional tersebut.

“Kami terus berupaya semaksimal mungkin bersama pihak terkait agar dampak banjir ini segera tertangani. Prioritas kami adalah keselamatan pengguna jalan dan meminimalkan kemacetan,” kata Kompol Riki Fahmi Mubarok.

Di tengah kemacetan panjang, aksi humanis juga ditunjukkan personel Satlantas Polresta Pati. Salah seorang pengendara sepeda motor, Sutikno (45), warga Kecamatan Batangan, mengaku motornya hampir mogok setelah lama terjebak macet di genangan air. Petugas kepolisian kemudian membantu mendorong sepeda motornya ke lokasi yang lebih aman serta mengarahkan ke jalur yang bisa dilalui.

Baca Juga :  Satlantas Polresta Pati Gelar Sosialisasi dan Penertiban Gabungan di Jalur Pati–Gabus

“Saya sangat terbantu. Kalau tidak ada bapak-bapak polisi, mungkin motor saya sudah mogok di tengah banjir. Terima kasih atas bantuannya,” ujar Sutikno.

Keluhan juga disampaikan pengendara lain. Kholik, pengendara sepeda motor yang melintas di jalur Pantura tersebut, berharap pemerintah segera melakukan penanganan cepat dan tepat. “Ini memang musibah, tapi kami berharap ada penanganan yang cepat agar aktivitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama,” ungkapnya.

Sementara itu, Supriono, pengendara mobil asal Juana, berharap kondisi kemacetan segera terurai dan jalan yang rusak bisa segera diperbaiki. “Semoga cepat teratasi dan jalannya segera dibenahi, supaya aman bagi semua pengguna jalan,” katanya.

Satlantas Polresta Pati mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi lalu lintas terkini, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta menggunakan jalur alternatif sesuai ketentuan jenis kendaraan hingga kondisi arus lalu lintas di Jalur Pantura Pati–Rembang kembali normal.

Sumber Berita : Humas Polresta Pati

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB