Blora,– Peristiwa kebakaran menimpa rumah milik seorang petani berinisial G (65), warga Dukuh Gapuk, Desa Muraharjo, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, pada Rabu (08/04/2026) pagi. Api diduga kuat berasal dari kompor gas yang ditinggalkan dalam keadaan menyala saat pemilik rumah sedang memasak.
Kejadian bermula sekira pukul 09.30 WIB, saat istri korban sedang memasak sayur di dapur. Namun, dapur ditinggalkan dalam kondisi kompor masih menyala. Tak berselang lama, salah seorang saksi yang merupakan tetangga korban melihat kepulan asap dan api sudah mulai membesar dari arah dapur rumah korban.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kunduran AKP Budi Santoso, S.H., M.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari perangkat desa setempat.
“Setelah menerima laporan, kami bersama anggota Reskrim dan personel Koramil Kunduran langsung menuju TKP. Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Damkar Kabupaten Blora juga dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api,” jelas AKP Budi Santoso.
Beruntung, berkat kesiapsiagaan petugas dan bantuan warga sekitar, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke seluruh bangunan rumah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp15.000.000.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, kebakaran diduga murni akibat kelalaian pemilik rumah yang lupa mematikan kompor gas saat memasak, sehingga api menyambar peralatan masak di sekitarnya,” tambah Kapolsek Kunduran.
Terkait insiden ini, pihak Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di dapur. Pastikan kompor dalam keadaan mati sebelum meninggalkan rumah atau beristirahat guna mencegah terjadinya musibah serupa.
Sumber Berita : Brotoseno







