Blora,– Kepolisian Resor (Polres) Blora mengerahkan sedikitnya 181 personel untuk mengawal pengamanan malam pergantian tahun 2026 di wilayah hukum setempat. Fokus pengamanan dipusatkan pada 11 titik strategis di kawasan Kota Blora guna memastikan situasi tetap kondusif, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Persiapan pengamanan ini diawali dengan Apel Kesiapan Pelayanan Masyarakat Menyambut Tahun Baru 2026 yang digelar di Alun-alun Blora, Rabu (31/12/2025) sore. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., dan dihadiri oleh Wakapolres Blora Kompol Slamet Riyanto, S.H., M.H., pejabat utama Polres, serta jajaran pimpinan instansi terkait seperti Dansubdenpom IV/3-1 Blora, Satpol PP, dan Dinrumkimhub Blora.
Dalam amanatnya, Kapolres Blora menekankan bahwa perayaan tahun ini terasa berbeda dan penuh empati. Ia mengajak seluruh personel dan masyarakat untuk berempati terhadap musibah yang melanda saudara sebangsa di Sumatra pada Desember ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Perayaan tahun ini terasa berbeda. Sebagai bentuk empati sesama anak bangsa, saya harapkan seluruh unsur TNI, Polri, dan instansi terkait mengimbau masyarakat untuk tidak berpesta kembang api secara berlebihan. Mari kita ganti dengan kegiatan yang lebih positif untuk menghormati saudara kita yang sedang berproses pasca musibah,” ujar AKBP Wawan Andi Susanto.
Kapolres juga menginstruksikan kepada seluruh personel yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, hingga anggota Pramuka, untuk mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan. Mengingat banyaknya kegiatan hiburan rakyat maupun keagamaan di Kabupaten Blora, faktor keamanan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Saya instruksikan kepada seluruh personel untuk mengutamakan sikap humanis. Berikan pelayanan terbaik dan segera menempati pos masing-masing sesuai penugasan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif,” tegasnya.
Sebanyak 11 titik pengamanan telah dipetakan mencakup pusat keramaian dan jalur protokol. Perwira pengendali di lapangan juga diminta memastikan kesiapan fisik personel mengingat durasi pengamanan yang cukup panjang hingga dini hari. Setelah seluruh rangkaian pengamanan usai, akan dilaksanakan apel konsolidasi untuk mengevaluasi situasi kamtibmas secara menyeluruh.
Sumber Berita : Brotoseno







