Kasus Pengrusakan Rumah Oleh Masa Bertopeng Dilaporkan Polisi, Warga Minta Perlindungan

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI, || Sejumlah warga Desa Pundenrejo Kecamatan Tayu mendatangi Polresta Pati pada Jumat (9/5/2025)
Kedatangan mereka untuk melaporkan aksi pengrusakan rumah yang terjadi pada (7/5) di lahan sengketa antara petani Pundenrejo dengan PT Laju Perdana Indah (LPI)
Kristoni Duha, salah satu kuasa hukum petani Pundenrejo mengatakan, Kedatangan petani Pundenrejo untuk melaporkan atas kasus pengrusakan 2 rumah yang berada di lahan sengketa
“Hari ini kami datang untuk melaporkan peristiwa pengrusakan rumah petani Pundenrejo,”katanya usai memberikan laporan di Polresta Pati
Menurutnya, Aksi pengrusakan yang dilakukan itu mengakibatkan 2 rumah milik petani Pundenrejo rusak parah
Bahkan, sejumlah perabotan yang ada di didalam rumah juga ikut rusak karena tertimpa tiang penyangga rumah
“Kita melaporkan 3 orang yang dikenali dari sekitar 50 orang pelaku pengrusakan, termasuk pimpinan PT LPI, karena kita duga pelaku pengrusakan ini suruhan pimpinan PT LPI,”ucapnya
Kristoni berharap permasalahan atas pengrusakan rumah petani ini bisa ditangani secara serius oleh Polresta Pati
Selain itu, ia juga meminta kepada Kapolresta Pati untuk memberikan perlindungan hukum kepada petani Pundenrejo supaya nantinya tidak terjadi lagi diskriminasi dan tindakan anarkis
“Kami minta segera diproses, kalau dinilai lambat, kami akan melakukan aksi lanjutan dan menempuh langkah yang diperbolehkan oleh hukum,”terangnya
Ditempat yang sama, Sarmin salah satu petani Pundenrejo mengaku mengalami kerugian puluhan juta atas peristiwa pengrusakan rumah yang terjadi
“Ada 2 truk preman datang dan langsung melakukan pengrusakan tanpa ada penjelasan,”katanya
Ia mengaku tidak ada unsur kekerasan, karena saat itu tidak ada perlawanan dari para petani Pundenrejo
“Untuk kerugian mencapai puluhan juta, dan kondisi rumah sekarang ini masih rusak,”sesalnya
“Total 4 rumah yang dirusak, kemarin ada 1 rumah lagi mau dirusak, tapi karena warga melawan, maka tidak jadi,”sambungnya
Sarmin berharap kepada Polresta Pati untuk memberikan perlindungan dan keamanan kepada warga Pundenrejo. Selain itu, rumah yang sudah dirusak agar dipikirkan

Baca Juga :  Polsek Sukolilo Gagalkan Aksi Tawuran Dua Geng Pelajar di Bumi Perkemahan Sonokeling

Berita Terkait

Polisi Siaga Pantau Banjir di Jakenan, Pastikan Jalan dan Permukiman Tetap Aman
Hujan Lebat Picu Genangan, Satlantas Polresta Pati Sigap Jaga Kelancaran Arus Lalu Lintas
Pasca Tanggul Jebol, Polresta Pati Salurkan Sembako dan Lakukan Kerja Bakti Bersihkan Lumpur dan Sampah di Margoyoso
Polsek Tayu Sigap Tangani Pohon Tumbang di Jalur Pati–Tayu, Arus Lalin Kembali Lancar
Banjir di Kota Pati, Satpolairud Polresta Pati Turun Bersihkan Lumpur Jalan KH Ahmad Dahlan
Polsek Jaken Bergerak Cepat Tangani Jembatan Amblas di Sungai Randugunting
Pasca Longsor, Polsek Tlogowungu Bersama Warga Buka Akses Jalan ke Dukuh Pulingan
Luapan Sungai Silugonggo Terjang Tayu, Polsek Tayu Turun Tangan Pimpin Bersih-Bersih Pascabanjir
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:42 WIB

Polisi Siaga Pantau Banjir di Jakenan, Pastikan Jalan dan Permukiman Tetap Aman

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:39 WIB

Hujan Lebat Picu Genangan, Satlantas Polresta Pati Sigap Jaga Kelancaran Arus Lalu Lintas

Minggu, 11 Januari 2026 - 17:00 WIB

Pasca Tanggul Jebol, Polresta Pati Salurkan Sembako dan Lakukan Kerja Bakti Bersihkan Lumpur dan Sampah di Margoyoso

Minggu, 11 Januari 2026 - 16:56 WIB

Polsek Tayu Sigap Tangani Pohon Tumbang di Jalur Pati–Tayu, Arus Lalin Kembali Lancar

Minggu, 11 Januari 2026 - 16:53 WIB

Banjir di Kota Pati, Satpolairud Polresta Pati Turun Bersihkan Lumpur Jalan KH Ahmad Dahlan

Berita Terbaru