Jadwal Sidang PN Pati Gugatan PMH H. Utomo Diundur, Tergugat Tidak Hadir di Persidangan

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati, JawaNews.id — Sidang perdana perkara gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dengan nomor perkara 58/Pdt.G/2025/PN Smg yang diajukan oleh H. Utomo resmi diundur. Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Semarang tersebut harus ditunda karena ketidakhadiran tergugat dan turut tergugat, termasuk perwakilan dari Polda Jawa Tengah.

Kuasa hukum penggugat, Adv. Nur Said, S.H., M.H., CPM, menyampaikan pernyataan resmi pada Selasa (5/8/2025), menegaskan bahwa langkah hukum ini diambil sebagai upaya untuk mencari keadilan atas permasalahan yang melibatkan kliennya, H. Utomo, dengan pihak tergugat, Siti Nur Fatimah Azzahra.

“Kami menempuh jalur hukum perdata melalui gugatan PMH karena meyakini bahwa ini adalah sarana yang tepat untuk mencari kebenaran berdasarkan bukti-bukti yang kami miliki,” ujar Adv. Nur Said.

Ia juga menyayangkan absennya para pihak tergugat dalam persidangan pertama, namun tetap optimistis bahwa sidang berikutnya akan dihadiri secara lengkap.

“Harapan kami, sidang kedua akan dihadiri semua pihak agar proses pencarian kebenaran dapat berjalan lancar,” imbuhnya.

Adv. Nur Said menambahkan bahwa pihaknya telah membaca pernyataan dari Kasubdit Polda Jawa Tengah yang menyatakan akan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Ia menilai hal ini sebagai sinyal positif untuk penyelesaian perkara secara adil dan terbuka.

Dalam keterangannya, ia juga menyebut bahwa gugatan ini berkaitan dengan sejumlah kuitansi yang telah dianulir berdasarkan kesepakatan bersama dan pernyataan dari pelapor. Bukti-bukti tersebut, termasuk perjanjian resmi yang telah diaktakan di notaris, akan dipaparkan secara lengkap dalam persidangan mendatang.

Baca Juga :  Satpolairud Polresta Pati Gencarkan Patroli Cegah Kebakaran Kapal, Prosedur Keselamatan Kapal Disisir Ketat di Sungai Silugonggo

Sementara itu, H. Utomo mengungkapkan bahwa tidak ada satu pun bukti kuitansi yang dikembalikan, meski sudah ada kesepakatan tertulis. Ia menyatakan bahwa seluruh bukti telah terdokumentasi dengan rapi melalui perjanjian yang sah.

“Gugatan ini bertujuan untuk meluruskan kesalahpahaman dan membuktikan kebenaran dari klaim kami,” tegas H. Utomo.

Sidang kedua dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 19 Agustus 2025. Tim hukum H. Utomo menyatakan kesiapan penuh untuk terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan semua pihak demi terwujudnya keadilan dan penyelesaian perkara secara damai.

“Kami berharap semua pihak dapat saling menghormati dan menjunjung tinggi nilai-nilai hukum yang berlaku di Indonesia,” tutup Adv. Nur Said.

Editor : Dian

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB