Lapas Kelas IIB Pati Ikuti Rapat Koordinasi Pelayanan Terpadu Korban Kekerasan Berbasis Gender dan Anak

- Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati turut berpartisipasi dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pusat Pelayanan Terpadu Korban Kekerasan Berbasis Gender dan Anak yang diselenggarakan pada Rabu (14/10/2026), bertempat di Aula Lantai 2 Dinas Sosial Kabupaten Pati.

Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah instansi lintas sektor, di antaranya perwakilan Polresta Pati, Pengadilan Negeri Pati, Pengadilan Agama Pati, Kejaksaan Negeri Pati, Kementerian Agama Kabupaten Pati, Lapas Kelas IIB Pati, Bapas Kelas II Pati, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Komunikasi dan Informatika, Satpol PP, RSUD RAA Soewondo Pati, serta RSUD Kayen.

Rapat koordinasi tersebut membahas upaya mewujudkan Kabupaten Pati sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA), menyusul adanya penurunan predikat KLA yang menjadi perhatian bersama. Kondisi ini mendorong perlunya penguatan sinergi antarlembaga dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pembahasan, ditekankan pentingnya kerja sama lintas sektor serta kesiapsiagaan layanan bagi korban kekerasan. Penanganan kasus harus dilaksanakan secara responsif tanpa terbatas hari kerja, mengingat tindak kekerasan dapat terjadi kapan saja. Selain itu, pendekatan yang humanis dan lingkungan pelayanan yang nyaman diperlukan agar korban merasa aman untuk menyampaikan permasalahan yang dialami.

Baca Juga :  Bantuan Air Bersih Polresta Pati Bersama Kodim 0718 Pati, Koramil 19 Gabus dan Polsek Gabus

Rapat tersebut juga menyoroti pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai kekerasan terhadap perempuan dan anak, penguatan sosialisasi hukum kesehatan, serta evaluasi terhadap dukungan pembiayaan visum bagi korban. Ketersediaan layanan pendukung, termasuk pemeriksaan forensik dan tes DNA, turut menjadi perhatian dalam rangka meningkatkan efektivitas penanganan kasus.

Kepala Lapas Kelas IIB Pati, **Suprihadi**, menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor merupakan langkah penting untuk membangun sistem perlindungan perempuan dan anak yang lebih optimal.

“Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terjalin sinergi dan komunikasi yang semakin kuat antarinstansi dalam mencegah serta menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Perlindungan terhadap kelompok rentan membutuhkan kepedulian dan keterlibatan semua pihak agar masyarakat, khususnya anak-anak, dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman dan terlindungi,” ungkap Suprihadi.

Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIB Pati, **Wahyu Kusriyono Qorim**, menegaskan pentingnya edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat sebagai bagian dari upaya pencegahan kekerasan.

Baca Juga :  Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat

“Pencegahan harus dimulai dari peningkatan pemahaman masyarakat, keluarga, dan lingkungan sekitar mengenai bentuk-bentuk kekerasan serta langkah yang harus dilakukan ketika menemukan atau mengalami kejadian tersebut. Diperlukan kerja sama yang berkelanjutan agar korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang tepat,” jelas Wahyu.

Melalui kegiatan ini, seluruh instansi yang hadir diharapkan dapat memperkuat koordinasi, meningkatkan pemahaman, serta mengoptimalkan peran masing-masing dalam menciptakan sistem perlindungan perempuan dan anak yang terpadu, responsif, dan berkelanjutan.

Partisipasi Lapas Kelas IIB Pati dalam rapat koordinasi ini merupakan bentuk dukungan terhadap kolaborasi antarlembaga dalam mewujudkan pelayanan publik yang berorientasi pada perlindungan masyarakat serta mendukung terciptanya Kabupaten Pati yang aman, ramah, dan layak bagi anak.

Lapas Kelas IIB Pati berkomitmen untuk terus mendukung sinergi lintas sektor demi terwujudnya perlindungan perempuan dan anak serta pelayanan publik yang semakin baik.

Berita Terkait

Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Sekolah, Polisi Pati Tetapkan 14 Anak Berhadapan dengan Hukum
Musdes Perubahan APBDes 2026 Desa Buluroto, Kades Margono Ingatkan Warga Jauhi Judi Online
Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Lapas Kelas IIB Pati Ikuti Rapat Koordinasi Pelayanan Terpadu Korban Kekerasan Berbasis Gender dan Anak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Sekolah, Polisi Pati Tetapkan 14 Anak Berhadapan dengan Hukum

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Musdes Perubahan APBDes 2026 Desa Buluroto, Kades Margono Ingatkan Warga Jauhi Judi Online

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB