Polresta Pati Gelar Apel Siaga Bencana 2025, Kapolresta Tekankan Sinergi Pentahelix

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati – Polresta Pati menggelar Apel Bersama dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi bencana alam tahun 2025 di wilayah Kabupaten Pati Selasa (04/10) pukul 08.00 WIB hingga selesai. Agenda ini diikuti jajaran TNI–Polri, BPBD, instansi pemerintah daerah, relawan, organisasi masyarakat, hingga unsur media.

Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya mitigasi, respon, hingga penanganan pascabencana. Kapolresta Pati menyampaikan komitmen bahwa kesiapsiagaan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan seluruh elemen masyarakat. “Ancaman bencana di Pati cukup kompleks, sehingga seluruh stakeholder harus bersinergi,” ujar Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi.

Dalam amanatnya, Kapolresta menegaskan paradigma penanganan bencana telah bergeser ke arah pencegahan. “Penanggulangan bencana kini menekankan pencegahan atau preventif, bukan lagi semata responsif,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa pendekatan multisektoral menjadi kunci keberhasilan mitigasi.

Kapolresta juga meminta BPBD dan jajaran pemerintah untuk terus meningkatkan edukasi publik. “Kami mendorong BPBD dan instansi terkait untuk memperkuat sosialisasi serta pemberdayaan masyarakat agar mampu mengenali risiko sejak dini,” ungkapnya.

Kabupaten Pati dikenal memiliki kerawanan bencana seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, hingga pohon tumbang dan kebakaran. Kapolresta menyebutkan pentingnya sistem peringatan dini. “Peringatan dini harus terus diperkuat dan dipahami seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Menyoroti peran TNI–Polri, Kapolresta memastikan kesiapan pasukan dan sarana. “Personel dan peralatan Polresta Pati siap bergerak cepat ketika bencana terjadi,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa kekuatan kolaborasi menjadi faktor penentu dalam penyelamatan jiwa dan pemulihan sosial.

Baca Juga :  Pasca Tanggul Jebol, Polresta Pati Salurkan Sembako dan Lakukan Kerja Bakti Bersihkan Lumpur dan Sampah di Margoyoso

Selain dukungan institusi negara, Kapolresta menekankan pelibatan unsur pentahelix. “Pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, relawan, hingga media memiliki peran penting dalam membangun budaya sadar bencana,” paparnya. Menurutnya, media menjadi penggerak literasi publik soal keselamatan.

Di akhir amanat, Kapolresta menyerukan peningkatan kesiapan semua pihak. “Kami berharap kerja sama lintas instansi berjalan optimal sehingga masyarakat Pati benar-benar siap menghadapi potensi bencana,” tandasnya.

Sumber Berita : Humas Polresta Pati

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB