Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Blora, Warga Minta Solusi Kepada Wakil Bupati

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blora, – Kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi ukuran 3 kilogram atau yang akrab disebut “gas melon” kembali dikeluhkan warga Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Sulitnya mendapatkan pasokan membuat masyarakat menyuarakan aspirasi secara terbuka, bahkan langsung “mencolek” Wakil Bupati Blora di grup WhatsApp komunitas lokal.
Curahan hati warga itu mencuat di grup “INFO BLORA SEKITARNYA” pada Minggu (22/2/2026).

Seorang anggota dengan akun OFFICIAL1211 menyampaikan pesan terbuka yang ditujukan kepada Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pesannya, warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan mengatasi persoalan distribusi gas subsidi yang dinilai semakin sulit diperoleh di sejumlah wilayah.
“Kami berharap Wabup Sri Setyorini dapat membantu kami mencari solusi untuk mengatasi masalah ini, sehingga masyarakat Blora dapat kembali mendapatkan gas LPG 3 kg dengan mudah dan harga yang terjangkau,” tulisnya dalam grup tersebut.

Baca Juga :  Semarak HUT RI ke-81, Karnaval di Desa Pelem Berlangsung Meriah

Dugaan Penimbunan Mencuat
Tak hanya mengeluhkan kelangkaan, sejumlah anggota grup juga mendesak adanya tindakan tegas dari pihak berwenang.

Akun lainnya, nyoban26, secara tegas meminta dilakukan operasi terhadap dugaan penimbunan.
“Harus ada operasi penimbun gas,” tulisnya dengan nada geram.
Komentar tersebut mencerminkan keresahan masyarakat yang harus berkeliling dari satu pangkalan ke pangkalan lain demi mendapatkan gas untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Sebagian warga bahkan mengaku harga di tingkat pengecer mulai merangkak naik akibat stok yang terbatas.
Bebani Rumah Tangga dan UMKM
Kelangkaan LPG 3 kg ini dinilai sangat memberatkan, terutama bagi rumah tangga kurang mampu dan pelaku UMKM kecil seperti pedagang makanan, yang sangat bergantung pada gas bersubsidi untuk operasional harian mereka.

Baca Juga :  Pemdes Bacem, Gelar Karnaval Kemerdekaan RI Ke-80

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Blora melalui dinas terkait segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pangkalan-pangkalan serta berkoordinasi dengan pihak distribusi untuk memastikan pasokan berjalan lancar dan tepat sasaran.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menanti langkah konkret dari Pemkab Blora dan pihak terkait untuk mengurai persoalan distribusi gas subsidi tersebut, agar kebutuhan masyarakat dapat kembali terpenuhi dengan normal.

Sumber Berita : Brotoseno

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB