Gegara Sakit dan Masalah Ekonomi Warga Sogo Nekat Gantung Diri

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blora,– Seorang warga Desa Sogo, Kecamatan Kedungtuban ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di belakang rumahnya, Kamis, 30 April 2026. Korban diketahui berinisial R, 79 tahun.

Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H. membenarkan kejadian tersebut. “Benar, Polsek Kedungtuban menerima laporan dari perangkat desa sekitar pukul 05.00 WIB. Korban ditemukan pertama kali oleh anaknya dalam kondisi tergantung di pohon kedondong belakang rumah,” terang Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H., Kamis, 30 April 2026.

Korban ditemukan menggunakan tali nilon warna biru yang diikatkan di pohon dengan ketinggian sekitar 2 meter. Petugas yang datang ke lokasi bersama tim medis Puskesmas Kedungtuban, Satpol PP, dan perangkat desa langsung melakukan olah TKP dan pemeriksaan luar tubuh.

“Dari hasil pemeriksaan medis Bidan Desa Sogo, Sdri. Wiwin Elyanti Maharini, S.Tr.Keb, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Disimpulkan korban meninggal dunia murni akibat gantung diri,” jelas AKP Midiyono.

Berdasarkan keterangan saksi dan warga sekitar, korban tinggal bersama anaknya dan sehari-hari sering mengeluh sakit pada kaki saat berjalan. “Korban diduga mengalami depresi karena faktor usia, keluhan sakit, serta kondisi ekonomi keluarga yang kurang baik,” tambah AKP Midiyono.

Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak akan menuntut ke pihak manapun. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Baca Juga :  Wujudkan Nataru Aman, Personel Satgas II Preventif Polresta Pati Sisir Jalan Protokol hingga Perbankan

Polsek Kedungtuban bersama tim Inafis telah melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi, dan mengamankan barang bukti berupa tali nilon, pakaian korban, serta kursi pendek yang digunakan korban. Kasus ini tertuang dalam LP/Gangguan/04/IV/2026/SPKT/Sek Kdtbn/Res Blora/Jateng.

“Polri mengimbau kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Jika ada keluarga atau tetangga yang terlihat mengalami tekanan psikis, segera ajak komunikasi atau laporkan ke Bhabinkamtibmas, Babinsa, maupun layanan kesehatan terdekat agar bisa dibantu,” tutup AKP Midiyono.

Sumber Berita : Brotoseno

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB