Dukung Ketahanan Pangan Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Pati Produktif Budidaya Kangkung

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati terus berkomitmen memberikan bekal kemampuan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu program pembinaan kemandirian yang tengah berjalan sukses adalah pemanfaatan lahan untuk budidaya tanaman pangan, khususnya sayur kangkung.
Program ini dirancang bukan sekadar untuk mengisi waktu luang para warga binaan, melainkan sebagai langkah nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus membekali mereka dengan keterampilan agribisnis yang mumpuni.

Dengan bimbingan langsung dari petugas Lapas, para WBP diajarkan teknik bertani secara runtut, mulai dari pengolahan tanah, penyemaian benih, perawatan harian, hingga masa panen. Penggunaan pupuk organik dan perawatan yang intensif membuat tanaman kangkung di Lapas Pati tumbuh subur dan memiliki kualitas yang tidak kalah dengan pasar luar.

Baca Juga :  Perayaan Natal Istimewa: Lapas Pati Gelar Natal Bersama untuk Warga Binaan Pemasyarakatan

Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari asimilasi dan edukasi agar WBP memiliki mentalitas yang produktif.
“Kami ingin memastikan bahwa setelah bebas nanti, para warga binaan memiliki keterampilan nyata yang bisa menjadi modal mereka untuk membuka usaha mandiri atau bekerja di sektor pertanian. Budidaya kangkung ini adalah salah satu bukti bahwa keterbatasan ruang bukan halangan untuk tetap produktif,” ujarnya.

Selain memberikan keterampilan teknis, aktivitas bercocok tanam ini juga memberikan dampak psikologis yang positif bagi para WBP. Kegiatan di luar ruangan seperti ini terbukti mampu mengurangi tingkat stres dan menjalin rasa kebersamaan yang sehat di antara mereka. Hasil panen dari budidaya kangkung ini nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan internal Lapas, serta sebagian dipasarkan ke masyarakat sekitar. Melalui program pembinaan kemandirian ini, Lapas Kelas IIB Pati membuktikan fungsinya sebagai wadah edukatif yang humanis dalam mempersiapkan warga binaan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan mandiri.

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 19 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB