Lima Remaja Pemeran Pocong di Tlogowungu Klarifikasi dan Sampaikan Permintaan Maaf

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati – Lima remaja yang sempat menjadi perhatian warga terkait aksi pemeran pocong di wilayah Kecamatan Tlogowungu akhirnya memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permintaan maaf atas perbuatannya setelah diamankan petugas pada Selasa (26/5/2026) siang. Kelima remaja tersebut yakni IR (16) pemeran pocong, ASM (15), RIA (13), IM (13), dan HM (15), yang seluruhnya merupakan warga Tlogowungu.

Kelima remaja tersebut diamankan oleh petugas Polsek Tlogowungu untuk dimintai keterangan terkait video yang sempat beredar di media sosial dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Dalam proses pembinaan itu, mereka hadir didampingi oleh orang tua masing-masing untuk memberikan penjelasan atas aksi yang dilakukan.

Dari hasil klarifikasi, diketahui bahwa aksi tersebut dilakukan tanpa mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan terhadap warga sekitar. Perbuatan mereka dinilai dapat memicu rasa takut dan keresahan, terutama bagi masyarakat yang tidak mengetahui maksud dari aksi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Tlogowungu AKP Mujahid menegaskan bahwa video yang sempat beredar di media sosial bukanlah video pocong membawa parang seperti yang ramai diperbincangkan masyarakat. Berdasarkan pengakuan dari para remaja yang terlibat, aksi tersebut dibuat hanya untuk bercandaan dan konten iseng setelah melihat tren yang ramai di media sosial.

Baca Juga :  Polsek Sukolilo Gagalkan Tawuran Antar Genk Remaja, 12 Pelajar Diamankan

“Setelah dilakukan klarifikasi, kami tegaskan bahwa video yang beredar itu bukan video pocong membawa parang seperti yang sempat ramai diperbincangkan. Berdasarkan pengakuan para remaja yang terlibat, aksi itu hanya dibuat untuk bercandaan karena terpengaruh konten yang sedang ramai di media sosial,” ujar AKP Mujahid.

Di hadapan petugas dan orang tua, IR (16) sebagai pemeran pocong bersama ASM (15), RIA (13), IM (13), dan HM (15) mengakui kesalahan serta menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Tlogowungu. Mereka juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak perlu resah. Setiap informasi yang beredar sebaiknya dicek terlebih dahulu kebenarannya, sehingga tidak menimbulkan keresahan atau kesalahpahaman di lingkungan masyarakat,” lanjut AKP Mujahid.

Baca Juga :  Progres Mendekati 90 Persen, Proyek Rehabilitasi GOR Wujil Kabupaten Semarang Lancar dan Tak Ada Masalah

Menurut AKP Mujahid, pihak kepolisian telah memberikan pembinaan kepada kelima remaja tersebut dengan didampingi oleh orang tua masing-masing. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk edukasi dan pendekatan humanis, mengingat para remaja yang terlibat masih berstatus anak di bawah umur.

“Kami bersama orang tua telah melakukan pembinaan kepada anak-anak yang terlibat agar tidak mengulangi perbuatannya. Ini menjadi pelajaran penting bahwa tindakan iseng sekalipun bisa berdampak luas dan menimbulkan keresahan di masyarakat,” kata AKP Mujahid.

AKP Mujahid juga mengingatkan masyarakat bahwa apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau dalam keadaan darurat, warga dapat segera menghubungi kantor kepolisian terdekat maupun layanan Call Center 110 yang aktif selama 24 jam.

“Apabila masyarakat membutuhkan bantuan, mengalami keadaan darurat, atau menemukan gangguan kamtibmas, silakan segera menghubungi kantor kepolisian terdekat atau layanan Call Center 110 agar bisa segera ditindaklanjuti oleh petugas,” pungkas AKP Mujahid.

(Humas Resta Pati)

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB