PATI – Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit, S.I.K., M.H. memberikan apresiasi atas kinerja Kapolsek Sukolilo AKP Sahlan, S.H., M.M. yang dinilai mampu menunjukkan respons cepat dan kepemimpinan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Sukolilo. Apresiasi tersebut disampaikan dalam apel pagi yang digelar di halaman Mapolresta Pati, Senin (10/8/2026) pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Salah satu prestasi yang mendapat perhatian adalah keberhasilan Polsek Sukolilo mengungkap kasus tawuran yang melibatkan dua kelompok remaja, yakni Geng Pos 024 Mentality dan Geng Resplat. Peristiwa yang sempat menimbulkan keresahan masyarakat tersebut berhasil ditangani dalam waktu kurang dari 24 jam. Kecepatan penanganan itu menjadi bagian penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Kecamatan Sukolilo.
Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Menurutnya, respons cepat anggota di lapangan sangat diperlukan, khususnya ketika muncul potensi gangguan keamanan yang dapat berkembang menjadi persoalan lebih besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Keberhasilan Polsek Sukolilo mengungkap kasus tawuran dalam waktu kurang dari 24 jam patut kita apresiasi. Ini menunjukkan bahwa respons cepat, kerja sama personel dan kemampuan membaca situasi di lapangan menjadi kunci dalam menjaga kamtibmas,” ujar Kombes Pol Sigit.
Ia menambahkan, langkah cepat tersebut juga menjadi bagian dari upaya antisipasi gangguan kamtibmas menjelang tradisi Meron di Kecamatan Sukolilo. Kapolsek bersama jajarannya diharapkan terus membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari konsep pagar mangkok dan pagar sosial, sehingga potensi gangguan dapat dicegah sejak dini.
Selain penanganan perkara, AKP Sahlan juga dinilai aktif membangun kedekatan dengan generasi muda melalui kegiatan sebagai pembina upacara di sekolah. Kehadiran polisi di lingkungan pendidikan menjadi sarana untuk memberikan edukasi mengenai disiplin, tertib berlalu lintas, bahaya kenakalan remaja, serta pentingnya menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas.
“Yang kita bangun bukan hanya penegakan hukum setelah terjadi masalah, tetapi juga pencegahan. Menjadi pembina upacara di sekolah, hadir di tengah masyarakat, membangun pagar sosial dan menjalin komunikasi dengan seluruh elemen merupakan bagian dari tugas Polri yang harus terus diperkuat,” tegasnya.
Kombes Pol Sigit berharap capaian Kapolsek Sukolilo tersebut dapat menjadi pemicu dan motivasi bagi seluruh personel Polresta Pati, baik anggota Polri, PNS maupun PHL, untuk meningkatkan kinerja, kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa setiap personel memiliki peran dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sehingga prestasi tersebut dapat menjadi contoh positif bagi seluruh jajaran Polresta Pati.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, aksi tawuran, kenakalan remaja maupun kejadian lain yang membutuhkan kehadiran petugas. Polresta Pati menyediakan layanan Call Center 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan laporan atau meminta bantuan kepolisian. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Apabila melihat atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas, segera hubungi layanan 110 agar dapat ditindaklanjuti oleh petugas dengan cepat,” pungkas Kombes Pol Sigit.
(Humas Resta Pati)






