Chandra : MBG Harus Utamakan UMKM lokal

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus mengutamakan produk dan pemasok dari UMKM lokal, bukan perusahaan besar. Penegasan itu disampaikan Chandra saat membuka kegiatan Peningkatan Pemahaman dan Pengetahuan Perkoperasian serta Kapasitas dan Kompetensi SDM Koperasi melalui Pendidikan dan Pelatihan Tata Kelola untuk Koperasi Baru di Aula Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati, Senin (20/7/2026).

“Terkait MBG, jangan mengambil supplier dari perusahaan-perusahaan besar. Dan yang harus memanfaatkan peluang ini adalah UMKM di sekitar SPPG,” kata Chandra.

Menurut Plt Bupati, Kabupaten Pati memiliki potensi pertanian dan produk olahan yang mampu bersaing dari sisi kualitas. Karena itu, kebutuhan bahan baku program MBG harus menjadi peluang nyata bagi pelaku UMKM dan koperasi di daerah.

“SPPG mengambil produk-produk dari UMKM Kabupaten Pati, otomatis ekonomi akan berputar di Kabupaten Pati. Potensi pertanian lokal kita tidak kalah baik kualitasnya dengan daerah lain maupun negara lain,” ujarnya.

Selain mendorong keterlibatan UMKM dalam program MBG, Chandra juga mengajak koperasi beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Ia menilai transformasi digital menjadi kunci untuk memperluas akses usaha, meningkatkan efisiensi, dan mempermudah transaksi di sektor koperasi.

Baca Juga :  Chandra : Silaturahmi Forkopimda, Bahas Isu Strategis Jelang Hari Jadi Kabupaten Pati

“Dunia digital bergerak sangat cepat. Kemudahan bertransaksi harus dimanfaatkan untuk mengembangkan koperasi agar semakin maju dan mampu bersaing,” tegasnya.

Pelatihan yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman perkoperasian sekaligus memperkuat kapasitas serta kompetensi sumber daya manusia koperasi baru melalui pendidikan dan pelatihan tata kelola.

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan koperasi yang profesional, adaptif, dan siap mendukung penguatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Pati.

Berita Terkait

Kapolda Jateng Pimpin Sertijab 13 Jabatan Strategis, Perkuat Semangat Polisi Bersama Masyarakat
Lestarikan Budaya Jawa, WBP Wanita Lapas Pati Lanjutkan Pelatihan Tari Gambyong Part II
FBI Beri Penghargaan Ditressiber Polda Jateng atas Pengungkapan Kasus Pig Butchering Scam
Lapas Kelas IIB Pati Ikuti Rapat Koordinasi Pelayanan Terpadu Korban Kekerasan Berbasis Gender dan Anak
Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Sekolah, Polisi Pati Tetapkan 14 Anak Berhadapan dengan Hukum
Musdes Perubahan APBDes 2026 Desa Buluroto, Kades Margono Ingatkan Warga Jauhi Judi Online
Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Kapolda Jateng Pimpin Sertijab 13 Jabatan Strategis, Perkuat Semangat Polisi Bersama Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Lestarikan Budaya Jawa, WBP Wanita Lapas Pati Lanjutkan Pelatihan Tari Gambyong Part II

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:37 WIB

FBI Beri Penghargaan Ditressiber Polda Jateng atas Pengungkapan Kasus Pig Butchering Scam

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Lapas Kelas IIB Pati Ikuti Rapat Koordinasi Pelayanan Terpadu Korban Kekerasan Berbasis Gender dan Anak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Sekolah, Polisi Pati Tetapkan 14 Anak Berhadapan dengan Hukum

Berita Terbaru