Gak Kuat Menanggung Masalah Pribadi, Seorang Remaja Ditemukan Gantung Diri

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blora, – Seorang remaja laki-laki berinisial AFS, 14 tahun, warga Dukuh Sumberejo, Desa Kedungbacin, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya, Minggu, 26 April 2026, sekitar pukul 17.30 WIB.

Kapolsek Todanan Iptu Suhari, S.H., M.H. melalui Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H. membenarkan kejadian tersebut. “Benar, Polsek Todanan telah mendatangi TKP adanya laporan warga terkait seorang remaja yang meninggal dunia diduga karena gantung diri. Saat ini korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga,” terang Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H.

Baca Juga :  Polresta Pati Ungkap Dugaan Penipuan dan Penggelapan Ikan Rp3,1 Miliar, Uang Dipakai Judi Online

Peristiwa pertama kali diketahui oleh orang tua korban yang pulang dari bekerja. Saat membuka pintu kamar, korban sudah dalam kondisi tergantung. Sontak saksi berteriak meminta tolong sehingga warga sekitar berdatangan. Kepala Desa Kedungbacin kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Todanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas Polsek Todanan bersama Koramil, Satpol PP, dan tim medis Puskesmas Gondoriyo segera mendatangi lokasi. Dari hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari keterangan saksi dan hasil pemeriksaan, dugaan sementara korban mengakhiri hidupnya karena masalah pribadi. Namun kami tetap melakukan pendalaman,” tambah AKP Midiyono.

Baca Juga :  Aksi Heroik Personel Polres Blora Temukan Dua Korban Tenggelam di Sungai Lusi

Polisi telah melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi, mengamankan barang bukti, dan membuat laporan. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

AKP Midiyono mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih memperhatikan kondisi psikologis anak dan remaja. “Jika ada permasalahan, mari kita bicarakan baik-baik. Jangan memendam sendiri. Silakan minta bantuan keluarga, tokoh agama, atau layanan konseling,” pesannya.

Sumber Berita : Brotoseno

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB