Gegara Main Petasan, Seorang Pelajar Meninggal Dunia

- Jurnalis

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blora,– Peristiwa tragis menimpa seorang pelajar berinisial MA (10), warga Dukuh Ngapus, Desa Ketringan, Kecamatan Jiken. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah terkena ledakan petasan berukuran besar di halaman rumahnya pada Selasa (24/03/2026) sore sekira pukul 16.00 WIB.
Kejadian bermula saat korban bersama seorang temannya menemukan satu buah petasan berdiameter 10 cm dengan panjang 15 cm di sebuah selokan bawah tower air pada Senin (23/03/2026). Petasan temuan tersebut kemudian disimpan di rumah korban.

Keesokan harinya, korban mengajak dua rekannya, MAA (7) dan FA (9), untuk menyalakan petasan tersebut di halaman rumah. Saat sumbu mulai disulut menggunakan korek api, kedua saksi sempat menjauh sekitar 2 meter. Namun, korban tetap berada di lokasi karena mengira petasan tersebut tidak akan meledak (gagal ledak). Tak berselang lama, petasan justru meledak dengan daya ledak cukup kuat hingga mengenai tubuh korban.

Baca Juga :  Dua Toko Modern Kedapatan Jual Beras di Atas HET, Terendus Satreskrim Polres Blora.

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Jiken AKP Sulbekti, S.H., membenarkan adanya insiden maut tersebut. Pihaknya segera mendatangi lokasi kejadian bersama Tim Inafis Polres Blora untuk melakukan olah TKP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pemeriksaan medis, korban mengalami luka bakar di bagian dagu, dada sebelah kiri, dan kaki kanan. Penyebab utama kematian adalah rusaknya organ dalam di bagian dada akibat daya ledak petasan tersebut,” ujar AKP Sulbekti dalam keterangannya.

Baca Juga :  Truk Tabrak Motor dan Pejalan Kaki di Jalan Pati–Gabus, Satu Orang Meninggal Dunia

Selain menyebabkan satu korban jiwa, ledakan tersebut juga mengakibatkan dua rekan korban mengalami luka ringan pada bagian kaki dan paha akibat percikan serta hempasan ledakan. Keduanya saat ini tengah menjalani perawatan jalan.

Petugas telah mengamankan barang bukti berupa sisa-sisa kertas bekas ledakan petasan di lokasi kejadian. Pihak kepolisian pun mengimbau kepada seluruh orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anaknya agar tidak bermain petasan, terutama yang memiliki daya ledak tinggi, demi mencegah terulangnya kejadian serupa.

Sumber Berita : Brotoseno

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB