Pantura Pati Tergenang Banjir, Kapolresta Tinjau Langsung Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Pati mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah, termasuk merendam Jalur Pantura Pati–Juwana tepatnya di Traffic Light (TL) Widorokandang, Desa Widorokandang, Kecamatan Pati, Rabu (14/1/2026). Kondisi ini berdampak langsung pada perlambatan arus lalu lintas di jalur nasional yang menjadi urat nadi distribusi logistik Pantura timur.

Merespons situasi tersebut, Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi bersama Pejabat Utama (PJU) Polresta Pati turun langsung ke lokasi melakukan monitoring pada pukul 10.30 WIB hingga selesai. Kehadiran pimpinan di lapangan menjadi bagian dari langkah cepat Polri memastikan pengamanan dan pengaturan lalu lintas berjalan optimal di tengah kondisi darurat.

“Kami ingin memastikan langsung kondisi riil di lapangan, mulai dari genangan air, arus kendaraan, hingga kesiapan personel dalam melakukan pengaturan lalu lintas,” ujar Kombes Pol Jaka Wahyudi di sela pemantauan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil pantauan menunjukkan genangan air terjadi akibat curah hujan tinggi yang dipicu cuaca ekstrem serta luapan Sungai Silunggonggo. Air menutup sebagian badan jalan dan memperparah kondisi infrastruktur, terutama munculnya lubang-lubang jalan yang tidak terlihat oleh pengendara.

Baca Juga :  Jumat Bersejarah: Polresta Pati Nobatkan 'Raja' Satkamling, Desamu Masuk Daftar?

“Salah satu penyebab utama perlambatan kendaraan adalah banyaknya lubang jalan yang tertutup air akibat banjir. Ini sangat berisiko, terutama bagi kendaraan besar,” tegas Kapolresta Pati.

Arus lalu lintas di kawasan TL Widorokandang didominasi kendaraan besar, khususnya truk bermuatan berat yang melintas di jalur logistik Pantura. Kondisi tersebut membuat kendaraan harus bergerak ekstra pelan untuk menghindari kerusakan maupun kecelakaan lalu lintas.

“Dominasi truk besar membuat kami harus lebih ekstra dalam pengaturan, karena jika terjadi satu insiden saja, dampaknya bisa langsung panjang ke belakang,” kata Kombes Pol Jaka Wahyudi.

Dalam pengamanan tersebut, Kapolresta Pati memastikan personel lalu lintas telah disiagakan di titik-titik rawan untuk melakukan pengaturan, penguraian antrean, serta antisipasi kemacetan berkepanjangan.

“Kami sudah instruksikan anggota untuk siaga penuh, mengatur arus secara situasional, dan melakukan rekayasa lalu lintas bila diperlukan,” jelasnya.

Kapolresta Pati juga menegaskan bahwa TL Widorokandang menjadi fokus utama pengamanan karena merupakan simpul pertemuan arus dari arah Pati, Juwana, Rembang, dan Kudus dengan intensitas kendaraan yang cukup tinggi.

Baca Juga :  Lomba Satkamling Jogo Pati 2025 Diserbu Warga! Kapolresta Pati: Ini Bukti Kesadaran Kamtibmas Meningkat

“Lokasi ini adalah titik krusial, sehingga pengaturan harus tepat dan responsif agar arus tetap bergerak meski terbatas,” ungkapnya.

Selain pengaturan di lapangan, Kapolresta Pati menekankan pentingnya penyampaian informasi kepada masyarakat secara cepat dan terbuka melalui media resmi.

“Kami minta informasi kondisi lalu lintas terus diperbarui agar masyarakat bisa menyesuaikan perjalanan dan memilih jalur alternatif,” ujarnya.

Mengakhiri pemantauan, Kapolresta Pati mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar, untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

“Keselamatan adalah yang utama. Jangan memaksakan kecepatan, patuhi arahan petugas, dan tetap waspada terhadap genangan serta lubang jalan,” pungkasnya.

Polresta Pati memastikan pemantauan dan pengamanan akan terus dilakukan selama kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi menimbulkan banjir. Kehadiran Polri di lapangan diharapkan mampu menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, sehingga aktivitas masyarakat serta distribusi logistik di Jalur Pantura tetap berjalan meski dalam kondisi terbatas.

Sumber Berita : Humas Polresta Pati

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB