Petani Tebu Blora Kecewa, Gelar Aksi Tumpah Tebu Di GMM

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blora,– Kekecewaan petani tebu di Kabupaten Blora terhadap pemerintah kembali memuncak. Ribuan petani yang tergabung dalam Paguyuban Petani Tebu menggelar aksi unjuk rasa jilid kedua bertajuk “Tumpah Tebu” di kawasan Pabrik Gula (PG) GMM Todanan, Senin (1/6/2026).

Aksi tersebut merupakan lanjutan dari demonstrasi sebelumnya yang dinilai tidak menghasilkan solusi konkret atas persoalan yang dihadapi petani. Mereka menilai pemerintah hanya memberikan janji tanpa realisasi, sementara hasil panen tebu petani terancam tidak terserap.

Perwakilan Paguyuban Petani Tebu, Anton Sudibyo, menyebut respons pemerintah terhadap tuntutan petani sangat mengecewakan. Menurutnya, berbagai janji yang pernah disampaikan hingga kini belum diwujudkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada dasarnya respons pemerintah betul-betul mengecewakan. Kami merasa di-PHP, dibohongi, hanya diberi janji-janji tanpa ada tindakan nyata di lapangan,” tegas Anton di hadapan massa aksi.

Baca Juga :  UPT Pemasyarakatan se-Karesidenan Pati Deklarasikan Zona Bersih Narkoba Bersinar di Rutan Blora

Anton menegaskan, gerakan tersebut murni lahir dari solidaritas petani tanpa campur tangan pihak mana pun. Seluruh biaya aksi dihimpun secara swadaya melalui urunan para petani.

“Kami tidak ada yang membackup. Semua biaya aksi dari hasil saweran dan urunan petani. Ini bukti bahwa masyarakat sedang berjuang secara mandiri untuk mempertahankan haknya,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, petani mendesak pemerintah segera mengoperasikan kembali pabrik gula dan memastikan seluruh hasil panen tebu petani Blora terserap 100 persen. Mereka menilai keberlangsungan industri gula nasional tidak akan tercapai apabila persoalan di tingkat petani terus diabaikan.

Lebih jauh, petani juga menyoroti pernyataan Direktur Utama Bulog yang sebelumnya berjanji akan menyerap seluruh produksi tebu petani Blora. Hingga kini, janji tersebut dinilai belum terealisasi.

Baca Juga :  Taj Yasin Maimoen Kunjungi Korban Kebakaran Sumur Minyak di Blora

Sebagai bentuk tekanan, petani mengancam akan menggelar aksi yang lebih besar dengan membawa persoalan ini langsung ke pemerintah pusat. Mereka bahkan berencana melakukan aksi “Tumpah Tebu” di Jakarta apabila tuntutan tidak segera dipenuhi.

“Kami akan meluruk ke Jakarta dan menumpahkan tebu di sana. Ini baru awal aksi jilid dua. Jangan sampai program Swasembada Gula 2027 yang menjadi program Presiden Prabowo gagal hanya karena pabrik gula rusak, mangkrak, dan tidak segera diperbaiki,” tandas Anton.

Paguyuban Petani Tebu menegaskan perjuangan mereka tidak akan berhenti sampai ada kepastian pembelian dan penyerapan tebu petani secara menyeluruh. Mereka meminta pemerintah segera mengambil langkah nyata sebelum kerugian petani semakin besar dan gejolak sosial di sektor pertanian kian meluas.

Sumber Berita : Brotoseno

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB