Warga Resah, Tanah Amblas di Blora Meluas

- Jurnalis

Kamis, 1 Januari 2026 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blora,- Bencana tanah ambles di Dukuh Ngetrep, RT.08 RW.03 Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, meluas, sudah ada dua keluarga diungsikan ke tempat aman karena rumahnya tidak dapat dihuni dan badan jalan sudah terindikasi ikut amblas. Serta Sejumlah rumah tampak rusak

Pemantauan Jawanews.id, pada Kamis, 1 Januari 2026, dua keluarga dilokasi dukuh Ngetrep Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora terpaksa mengungsi ke tempat yang aman, ada yang menumpang ke lahan warga lainnya dan ada yang memilih pindah lokasi di kecamatan lain

Baca Juga :  Protes Kerusakan Akibat Proyek IJD, Warga Blokir Jalan dan Tanam Pohon Pisang,

Kombor salah satu warga yang terdampak, mengatakan,”Sebelumnya hanya 4 rumah yang terdampak, kini badan jalan iku ambles dilanda bencana tanah bergerak,” kata Kombor

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Kowo Kades Tutup kepada media menyampaikan,”Tanah amblas memang sangat meresahkan warga karena bisa merusak rumah, memutus akses jalan, bahkan memaksa warga mengungsi, di mana hujan lebat memicu pergeseran tanah dan menyebabkan puluhan rumah terdampak serta infrastruktur rusak, menimbulkan kekhawatiran akan perluasan bencana dan keselamatan jiwa serta harta benda, sehingga penanganan cepat dan relokasi menjadi prioritas”.

Baca Juga :  Kapolres Blora Pimpin Mitigasi Penanganan Kebakaran Sumur Minyak di Bogorejo

“Hal ini, sudah saya laporkan ke pihak terkait, antara lain BPBD, Din PUPR, dan juga Balai Besar Pamali Juana, karena lokasi berada di bantaran sungai Lusi, namun sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya.” Imbuhnya

” Kemarin aja, untuk evakuasi, pemindahan rumah kita lakukan gotong-royong warga, dengan dana pribadi saya mas.”Tambahmya

“Lahan di lokasi bencana adalah lahan SHM, milik warga, yang diketahui cukup labil,karena di bantaran sungai Lusi, yang arusnya cukup besar, walaupun sebelumnya dilakukan antisipasi,” jelas dia.

Sumber Berita : Brotoseno

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB