WBP Lapas Pati Ikuti Pelatihan Batik: Dari Sketsa Menjadi Produk Bernilai Ekonomi

- Jurnalis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati – Lapas Kelas IIB Pati kembali menunjukkan komitmennya dalam membina kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui penyelenggaraan pelatihan batik bertema “Penguatan dan Peningkatan Pendayagunaan WBP untuk Menghasilkan Produk UMKM”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (20/08/2025), dengan menggandeng SMKN 3 Pati sebagai mitra pelatihan. Sebanyak 20 WBP terpilih mengikuti kegiatan ini sebagai upaya untuk membekali keterampilan yang bermanfaat bagi kehidupan mereka setelah bebas nanti.

Acara pembukaan diawali dengan sambutan dari Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi, yang menekankan pentingnya pembinaan kemandirian bagi warga binaan. “Pelatihan ini menjadi bagian nyata dari komitmen Lapas Pati dalam memberikan bekal keterampilan. Harapannya, para peserta mampu memanfaatkan ilmu yang didapat untuk menghasilkan produk batik yang memiliki nilai ekonomi, sehingga bisa menjadi bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Transformasi Kemenimipas untuk Reformasi Berdampak, Staf Khusus dan Tenaga Ahli Berikan Penguatan pada Jajaran Ditjen Pemasyarakatan Jawa Tengah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, perwakilan dari SMKN 3 Pati, Dwi Kurniawati, juga memberikan sambutan. Ia menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara sekolah dengan pihak Lapas dalam membekali WBP dengan keterampilan membatik. “Kami berharap melalui kerja sama ini, warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri untuk berkarya dan berwirausaha,” ungkapnya.

Sebagai simbol dimulainya kegiatan, dilakukan penyematan tanda peserta pelatihan kepada perwakilan WBP oleh Kalapas Suprihadi. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan praktik perdana berupa pembuatan sketsa batik pada kain dan pelatihan mengenai teknik pembuatan batik pada pakaian dimana para peserta langsung mendapat bimbingan dari instruktur SMKN 3 Pati. Suasana penuh semangat terlihat dari para WBP yang antusias mencoba menuangkan ide kreatif mereka ke dalam pola batik.

Baca Juga :  GRIB Jaya Blora, Laksanakan Deklarasi Dan Penyerahan SK Definitif"

Melalui pelatihan ini, diharapkan tercipta karya batik hasil tangan warga binaan yang dapat berkembang menjadi produk UMKM unggulan. Selain sebagai sarana pembinaan, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata dukungan Lapas Pati terhadap pemberdayaan ekonomi kreatif di tingkat lokal.

Editor : Doni Suntana

Sumber Berita : Humas Lapas Pati

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB