Menteri Imipas Tinjau Nusakambangan, Kalapas Pati Dampingi dan Fokus Soroti Inovasi Pemasyarakatan

- Jurnalis

Kamis, 6 Februari 2025 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, mengungkapkan optimisme besar terhadap potensi Pulau Nusakambangan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan luas lahan dan sumber daya manusia dari Warga Binaan, Nusakambangan kini tengah dikembangkan sebagai pusat produksi pangan yang strategis.

“Kami telah menggandeng berbagai pihak, termasuk PT PLN dan BRI, untuk mewujudkan visi besar ini,” ujar Agus saat meninjau proyek pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan di Nusakambangan, Rabu (05/02/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekitar 115 hektare lahan tengah dioptimalkan, dengan 72 hektare untuk pertanian dan perkebunan padi dan jagung, sementara 32 hektare lainnya untuk tambak udang dan budidaya ikan. Peternakan juga ditargetkan menghasilkan ribuan ayam petelur, kambing, dan sapi.

Baca Juga :  2 Saksi Penting Kasus Penipuan Terdakwa Anifah Mangkir Di Persidangan, Ada Apa?

Selain itu, proyek ini juga mencakup pembangunan pabrik pupuk dan Balai Latihan Kerja (BLK) bagi Warga Binaan. Untuk mendukungnya, PLN dan BRI turut berperan dalam pengembangan infrastruktur.

Kalapas Pati, Suprihadi, menyampaikan dukungannya, “Kami mendukung penuh inisiatif ini, yang tidak hanya meningkatkan kualitas pembinaan bagi Warga Binaan, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan negara. Ini adalah langkah nyata pemasyarakatan yang berorientasi pada pemberdayaan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Satpolairud Polresta Pati Kembangkan Kasus Pencurian Trafo Lampu Kapal, Satu Pelaku Kembali Diamankan

Menteri Imipas dan mitra kolaborasi juga melakukan penebaran benih ikan dan peletakan batu pertama pembangunan BLK. Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Menteri Agus dengan Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo, mengenai sinergi pelaksanaan tugas juga berlangsung di PLTU Adipala.

Selain PLN dan BRI, perusahaan seperti PT Agro, PT 69, dan PT Wilmar Padi Indonesia turut berperan dalam mewujudkan Nusakambangan sebagai pusat ketahanan pangan. Dengan langkah ini, Nusakambangan bukan hanya dikenal sebagai pulau dengan Lapas, tetapi juga sebagai kekuatan besar penyokong ketahanan pangan nasional.

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB