Polsek Sukolilo Gagalkan Aksi Tawuran Dua Geng Pelajar di Bumi Perkemahan Sonokeling

- Jurnalis

Senin, 10 November 2025 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – Aparat Polsek Sukolilo berhasil menggagalkan aksi tawuran antar dua kelompok remaja yang mengatasnamakan diri sebagai Genk Kampung Gelap asal Dukuh Krasak, Desa Kedungwinong, dan Genk Kampung Horor dari Dukuh Ronggo, Desa Baturejo. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (9/11/2025) sekitar pukul 00.30 WIB di kawasan Bumi Perkemahan Sonokeling, Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Sukolilo, AKP Sahlan, mengungkapkan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga yang mencurigai adanya sekelompok pemuda berkumpul di area perkemahan tersebut. “Kami langsung menerjunkan anggota piket jaga yang dipimpin perwira pengawas ke lokasi. Saat itu aksi tawuran belum sempat terjadi dan berhasil kami gagalkan,” ujar AKP Sahlan, Minggu (9/11/2025).

Menurutnya, warga setempat berperan penting dalam mencegah aksi kekerasan antar remaja ini. Begitu mencium adanya potensi bentrok, warga segera menghubungi pihak kepolisian. “Kami apresiasi kepedulian warga yang cepat melapor, sehingga potensi benturan bisa dihindari,” katanya.

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam yang ditinggalkan salah satu anggota geng. Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan seorang remaja dari kelompok Genk Kampung Gelap untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Setelah kami lakukan pengembangan pada Senin (10/11/2025) pagi, unit Reskrim Polsek Sukolilo berhasil mengamankan 16 pelajar yang terlibat dari kedua kelompok. Sepuluh di antaranya berasal dari Genk Kampung Gelap dan enam dari Genk Kampung Horor,” terang Kapolsek.

Para remaja yang diamankan berusia antara 13 hingga 17 tahun dan masih berstatus pelajar SMP serta SMK di wilayah Sukolilo. “Kami tekankan bahwa mereka masih anak-anak. Oleh karena itu, kami lebih mengedepankan langkah pembinaan dibandingkan proses hukum,” imbuhnya.

Baca Juga :  Jurnalis Dilaporkan APH, Fenomena ini Jadi Perhatian Serius Praktisi Hukum

AKP Sahlan menjelaskan, hasil koordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua, disepakati penyelesaian kasus ini dilakukan melalui pembinaan dan pengawasan rutin. “Setiap Senin dan Kamis mereka wajib datang ke Polsek Sukolilo untuk apel dan pembinaan kedisiplinan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan komitmen Polsek Sukolilo untuk terus memantau aktivitas remaja di wilayahnya agar kejadian serupa tidak terulang. “Kami akan meningkatkan patroli malam dan berkoordinasi dengan pihak sekolah serta tokoh masyarakat. Harapan kami, tidak ada lagi tawuran pelajar di Sukolilo,” tutup Kapolsek Sahlan.

Sumber Berita : Humas Polresta Pati

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB