Petugas Lapas Pati Gagalkan Upaya Penyelundupan Dua HP oleh Pengunjung

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati– Petugas penggeledahan badan dan barang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati berhasil menggagalkan upaya penyelundupan dua unit handphone yang dilakukan seorang pengunjung, pada Kamis, 27 Desember 2025. Upaya penyelundupan tersebut berhasil digagalkan berkat ketelitian dan kecermatan petugas CPNS atas nama Annisa Azzahra Putri, yang saat itu tengah bertugas di area penggeledahan badan.

Peristiwa ini bermula ketika petugas melihat gelagat mencurigakan dari seorang pengunjung perempuan yang akan melakukan kunjungan. Petugas merasa ada yang tidak wajar dari gerak-geriknya saat memasuki ruang layanan kunjungan. Kecurigaan semakin kuat ketika petugas menemukan KTP dan kartu kunjungan pengunjung tersebut tertinggal di meja pemeriksaan.

Baca Juga :  Dukung Program Rehabilitasi Pemasyarakatan, Lapas Kelas IIB Pati kembali gelar tahapan screening dan assessment kepada WBP pengguna narkoba*.

Petugas kemudian mencari pengunjung tersebut untuk mengembalikan identitas diri itu. Saat identitas diserahkan, pengunjung beralasan bahwa dirinya keluar dari ruang layanan kunjungan karena hendak mengambil kerupuk yang katanya tertinggal. Namun, sesuai SOP di Lapas Pati, setiap pengunjung yang keluar dari ruang Unit Layanan Pemasyarakatan wajib menjalani penggeledahan kembali baik badan maupun barang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika petugas meminta pengunjung menjalani prosedur penggeledahan ulang, pengunjung tersebut tampak semakin gugup. Pada proses penggeledahan barang dan badan yang dilakukan petugas, ditemukan dua unit handphone beserta kabel charger yang disembunyikan di pakaian dalam wanita.

Baca Juga :  Polres Blora, Sasar PAM Pusat Perbelanjaan dan Objek Wisata

Mengetahui hal tersebut, petugas langsung berkoordinasi dengan petugas P2U dan melaporkan kejadian itu kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Lapas Kelas IIB Pati untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku. Barang bukti berupa dua handphone dan kabel charger disita sebagai barang bukti. Atas kejadian ini, pengunjung tersebut dikenakan sanksi sesuai prosedur.

Kepala Lapas Kelas IIB Pati Suprihadi, menegaskan bahwa tidak akan mentolerir segala bentuk penyelundupan barang terlarang ke dalam lapas. “Kami selalu melakukan pemeriksaan secara ketat kepada seluruh pengunjung. Ini adalah bagian dari komitmen kami menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas,” tegasnya.

Sumber Berita : Humas Lapas Pati

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 33 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB