Pati – Pelayanan kesehatan Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polresta Pati kembali menunjukkan respons cepat dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat. Seorang pengunjung Pengadilan Negeri Pati dilaporkan pingsan saat proses pengeluaran terpidana usai pembacaan putusan kasus tongtek Desa Talun, Senin (20/4/2026).
Peristiwa tersebut bermula saat majelis hakim membacakan putusan dalam sidang kasus tongtek Desa Talun yang berlangsung di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Pati. Sidang yang menyita perhatian publik itu dihadiri oleh sejumlah keluarga terdakwa, warga, serta pihak terkait lainnya sehingga suasana ruang sidang maupun area sekitar pengadilan dipadati pengunjung.
Usai pembacaan putusan, petugas kepolisian kemudian melakukan pengeluaran terpidana dari dalam gedung pengadilan menuju kendaraan tahanan. Momen tersebut menarik perhatian banyak orang yang berusaha mendekat untuk menyaksikan secara langsung proses pengawalan terpidana keluar dari area pengadilan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada saat itulah, situasi di sekitar jalur keluar tahanan sempat mengalami peningkatan kepadatan dan terjadi sedikit dorong-dorongan antar pengunjung. Kondisi tersebut memicu suasana yang cukup tegang di lokasi kejadian.
Di tengah keramaian tersebut, seorang pengunjung tiba-tiba jatuh pingsan, diduga akibat kelelahan, kurangnya asupan, serta kondisi fisik yang menurun saat berada di tengah kerumunan.
Mengetahui adanya kejadian tersebut, personel Dokkes Polresta Pati yang telah bersiaga langsung bergerak cepat menuju lokasi. Petugas segera memberikan pertolongan pertama dengan melakukan pemeriksaan kondisi vital korban dan penanganan awal untuk memulihkan kesadaran.
Kapolresta Pati melalui Kasi Dokkes Polresta Pati, Iptu Jasmani, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan tim medis merupakan bagian dari standar pelayanan dalam setiap kegiatan dengan potensi kerumunan. “Kami selalu menempatkan personel kesehatan di titik-titik kegiatan masyarakat untuk memastikan penanganan cepat apabila terjadi kondisi darurat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kondisi korban saat ditemukan memang membutuhkan tindakan segera. “Saat kami tiba di lokasi, korban dalam keadaan tidak sadar sehingga langsung kami lakukan penanganan awal di tempat hingga kondisi berangsur membaik,” jelasnya.
Lebih lanjut, Iptu Jasmani menegaskan bahwa kehadiran Dokkes merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan menyeluruh kepada masyarakat. “Kami hadir tidak hanya untuk mendukung pengamanan, tetapi juga memastikan aspek kesehatan masyarakat tetap terjaga,” ungkapnya.
Setelah mendapatkan penanganan dari tim Dokkes, korban berangsur pulih dan kesadarannya kembali. Iptu Jasmani juga mengimbau masyarakat agar memperhatikan kondisi fisik saat berada di kerumunan. “Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan, tidak memaksakan diri, dan segera meminta bantuan petugas apabila merasa tidak enak badan,” pungkasnya.
Sumber Berita : Humas Polresta Pati







