Lelaki Parohbaya Ditemukan Meninggal Dunia di Pematang Sawah

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blora,– Seorang petani berinisial S (55), warga Desa Gayam, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, ditemukan meninggal dunia di area persawahan desa setempat pada Rabu (08/04/2026) subuh. Korban diduga terjatuh dan tak sadarkan diri akibat penyakit vertigo yang dideritanya kambuh saat sedang beraktivitas.

Peristiwa pilu ini bermula saat korban berpamitan kepada istrinya, S, untuk pergi ke sawah pada Selasa (07/04) siang sekira pukul 14.30 WIB. Hingga petang hari, korban tak kunjung pulang ke rumah. Sang istri yang saat itu sedang dalam kondisi kurang sehat sempat merasa gelisah, namun baru bisa melakukan pencarian pada Rabu dini hari sekira pukul 04.00 WIB.

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Plh. Kapolsek Bogorejo IPTU Gito Prayitno, S.H., menjelaskan bahwa korban ditemukan pertama kali oleh istrinya sendiri di sawah yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumah.
“Istri korban mencari menggunakan senter dan melihat cangkul berdiri di pinggir sawah. Setelah didekati, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di sawah yang tergenang air,” terang IPTU Gito Prayitno.
Melihat kondisi suaminya, saksi langsung berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Polsek Bogorejo. Petugas kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Bogorejo segera meluncur ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan luar jenazah.

Baca Juga :  Berkarya, Berdaya, Mandiri

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Belasan Remaja Diduga Hendak Tawuran di Sukolilo Berhasil Diamankan Polisi

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis oleh tim Puskesmas Bogorejo, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan baik benda tumpul maupun tajam pada tubuh korban. Korban diperkirakan sudah meninggal dunia lebih dari enam jam sebelum ditemukan.
“Korban diketahui memiliki riwayat sakit vertigo. Diduga saat penyakitnya kambuh, korban terjatuh dengan posisi wajah terbenam di air sehingga mengakibatkan pecahnya pembuluh darah di otak karena kesulitan bernapas,” tambah Plh. Kapolsek Bogorejo.

Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi. Setelah pemeriksaan usai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Sumber Berita : Brotoseno

Berita Terkait

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia
Ketua FKUB Kabupaten Pati Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi
Polresta Pati Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Sita Arak Tanpa Izin di Kayen
Operasi Pekat II Candi 2026, Polresta Pati Sita 47 Botol Miras Ilegal dari Tiga Warung di Kayen dan Gabus
Pengamanan Larung Sesaji Sedekah Laut Sambiroto Berjalan Aman, Satpolairud Polresta Pati Kawal Tradisi Nelayan
Polisi Intensifkan Operasi Pekat di Pati, Penjual Miras Tanpa Izin Ditindak
Polisi Sita Puluhan Botol Miras Ilegal di Pucakwangi, Polresta Pati: Jangan Beri Ruang Penyakit Masyarakat
Polisi Gagalkan Peredaran 1.063 Botol Arak Bali di Juwana, Diduga Akan Didistribusikan ke Sejumlah Titik
Berita ini 36 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:52 WIB

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:33 WIB

Ketua FKUB Kabupaten Pati Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:29 WIB

Polresta Pati Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Sita Arak Tanpa Izin di Kayen

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:26 WIB

Operasi Pekat II Candi 2026, Polresta Pati Sita 47 Botol Miras Ilegal dari Tiga Warung di Kayen dan Gabus

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:24 WIB

Pengamanan Larung Sesaji Sedekah Laut Sambiroto Berjalan Aman, Satpolairud Polresta Pati Kawal Tradisi Nelayan

Berita Terbaru

Uncategorized

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia

Minggu, 12 Jul 2026 - 14:52 WIB