Polresta Pati Selidiki Penemuan Bayi Perempuan di Bengkel Desa Ketanen

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI– Warga Desa Ketanen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan di sebuah bengkel mobil pada Selasa (18/8/2026) pagi. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi hidup di dalam sebuah kardus yang diletakkan di atas kursi bengkel milik Slamet Santoso.

Bayi tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB oleh Slamet Santoso dan Bawono yang hendak bekerja di bengkel. Saat memasuki area perlengkapan bengkel, keduanya mendengar suara tangisan bayi. Setelah mencari sumber suara, keduanya mendapati sebuah kardus berisi bayi perempuan dalam kondisi hidup dengan tali pusar masih menempel.

Dalam laporan kepolisian, Slamet Santoso merupakan warga Desa Mojoagung, Kecamatan Trangkil, sekaligus pemilik bengkel tempat bayi ditemukan. Sementara Bawono merupakan warga Desa Pakis, Kecamatan Tayu, yang berada di lokasi bersama Slamet saat penemuan bayi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah menemukan bayi, Slamet kemudian menghubungi Wahyu Satriyo Cahyanto, warga Desa Ketanen, Kecamatan Trangkil, yang merupakan perangkat desa, untuk meminta bantuan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Sekitar pukul 09.10 WIB, anggota piket dan SPKT Polsek Wedarijaksa tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara.

Sekitar pukul 09.15 WIB, tenaga medis dari Puskesmas Trangkil tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Selanjutnya, Ita Afiati, warga Desa Kajar, Kecamatan Trangkil, yang berprofesi sebagai PNS, membantu membawa bayi ke Puskesmas Trangkil untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.

Baca Juga :  Satpolairud Polresta Pati Luncurkan Program “Si Pola Cekal” Cegah Kebakaran Kapal di Sungai Silugonggo

Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Medis Puskesmas Trangkil yang dipimpin Bidan Sunarti, bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dengan tinggi badan 48 sentimeter dan berat badan sekitar 3 kilogram. Bayi memiliki kulit sawo matang, rambut hitam, serta mata berwarna hitam.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Wedarijaksa AKP Suntoro, S.Sos., M.H., mengatakan pihaknya langsung melakukan tindakan setelah menerima laporan masyarakat terkait penemuan bayi tersebut.

“Begitu mendapat informasi dari masyarakat, anggota langsung kami arahkan untuk mendatangi lokasi dan mengamankan TKP. Prioritas pertama adalah memastikan kondisi bayi dalam keadaan aman dan mendapatkan penanganan medis,” ujar AKP Suntoro.

Polsek Wedarijaksa bersama piket Reskrim Polresta Pati, Tim Inafis Polresta Pati dan Tim Resmob Polresta Pati kemudian melakukan olah TKP serta mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi. Barang bukti tersebut antara lain satu kardus berwarna cokelat, satu baju warna abu-abu, dua celana pendek masing-masing berwarna biru dan hitam, serta plastik yang berisi tali pusar dan tisu.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XIII DPR RI Apresiasi Inovasi dan Reformasi Pemasyarakatan di Jawa Tengah

“Kami juga melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, yaitu Slamet Santoso, Bawono, Wahyu Satriyo Cahyanto dan Ita Afiati. Keterangan para saksi akan kami dalami untuk mengetahui rangkaian kejadian dan mengungkap siapa yang menempatkan bayi tersebut di lokasi,” jelasnya.

AKP Suntoro menambahkan, penyidik juga melakukan pengecekan terhadap kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mencari petunjuk maupun bukti yang dapat membantu mengungkap pihak yang meninggalkan bayi tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk mengecek CCTV di sekitar lokasi dan meminta keterangan saksi. Kami berharap masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi berkaitan dengan kejadian ini dapat segera menyampaikannya kepada kepolisian,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan secara profesional dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kondisi bayi. Kepolisian juga terus berkoordinasi dengan tenaga medis dan pihak terkait untuk memastikan bayi mendapatkan penanganan yang diperlukan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuat kesimpulan sendiri terkait latar belakang penemuan bayi ini. Percayakan proses penyelidikan kepada kepolisian agar fakta dan pihak yang bertanggung jawab dapat diketahui berdasarkan bukti-bukti yang ada,” pungkas AKP Suntoro.

(Humas Resta Pati)

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB