Aktivis Blora: Minta Kejaksaan Dan DPRD Usut Dugaan Dana Rp 300 Ribu

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blora, – Seorang aktivis bernama Lilik Yuliantoro alias Mat Tohek menggelar aksi jalan kaki mundur dari Perempatan Tugu Pancasila ke Kantor Kejaksaan Negeri Blora dan DPRD Kabupaten Blora, Selasa (18/08/2026).

Ia menuntut transparansi pembangunan Sekolah Rakyat dan sanksi bagi ASN yang diduga melanggar. Dalam aksinya, Mat tohek membawa mainan anak serta miniatur truk pengangkut urugan dan alat berat jenis backhoe loader sebagai simbol kritik terhadap proses penimbunan dan pematangan lahan Sekolah Rakyat.

Tuntutan utamanya ditujukan kepada aparatur sipil negara berinisial STY di Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan atau Dinrumkimhub.“Intinya tuntutan saya cuma satu, sanksi tegas ASN Dinrumkimhub dan kontraktor harus meminta maaf,” kata Mat Tohek kepada awak media.

Ia juga menyoroti dugaan adanya pemberian uang sebesar Rp300 ribu. Menurutnya, hal itu perlu diusut aparat penegak hukum.“Uang ini dari rakyat, untuk rakyat. Kalau mau sedekah, jangan kepada kami. Sedekahkan kepada rakyat yang lebih membutuhkan, seperti tukang becak, ojek, dan lainnya,” ujarnya.

Mat Tohek menilai pemberian uang tersebut, jika berkaitan dengan upaya meredam kritik, merupakan bentuk pembungkaman terhadap masyarakat dan media.“Rp300 ribu bagi kami adalah suatu bentuk pembungkaman untuk memberitakan soal-soal Sekolah Rakyat,” katanya.

Sebagai simbol peringatan, Mat Tohek menyerahkan “kartu kuning” kepada Kejaksaan Negeri Blora. Ia meminta lembaga tersebut agar segera mengusut dugaan aliran dana secara transparan. DPRD Blora juga diminta melakukan pengawasan.“Kartu kuning ini sebagai warning agar benar-benar mengawasi dan mengusut tuntas tentang dugaan tersebut di Sekolah Rakyat,” tegasnya.

Baca Juga :  HUT Ke-67 PEPABRI Blora, Ziarah Rombongan ke TMP Wira Bhakti Kobarkan Api Perjuangan Bangsa

Ia menegaskan seluruh proses pembangunan, termasuk pekerjaan penimbunan lahan, harus terbuka karena menggunakan anggaran negara.Respons DPRD Aspirasi Mat Tohek diterima langsung Sekretaris DPRD Blora Agus Lis.

Ia menyatakan akan meneruskan tuntutan tersebut kepada pimpinan dan anggota DPRD.“Terima kasih Mas Lilik. Ini akan saya sampaikan kepada pimpinan dan juga anggota DPR agar beliau-beliau dapat menyikapi apa yang disampaikan Mas Lilik,” kata Agus.Agus menegaskan DPRD Blora berkomitmen memperhatikan kepentingan masyarakat dan berharap persoalan tersebut segera diselesaikan.

Sumber Berita : Brotoseno

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB