Chandra Perkuat Budaya Pati dari Sekolah

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mendorong kesenian dan budaya Pati masuk ke sekolah sebagai bagian dari upaya mengenalkan warisan budaya kepada generasi muda. Dorongan itu disampaikan Chandra saat tampil dalam Pagelaran Seni Wayang Orang “Ampak-Ampak Ngalengko” dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pendopo Kabupaten Pati, Minggu (9/8/2026).

Chandra mengatakan, penguatan budaya perlu dimulai dengan memberikan ruang belajar seni kepada anak-anak. Menurutnya, generasi muda tidak cukup hanya mengenal budaya secara teori, tetapi juga perlu memahami kesenian yang tumbuh di daerahnya.

“Anak-anak kita harus terus belajar seni, belajar budaya, khususnya budaya Kabupaten Pati,” kata Chandra.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Komisi D DPRD Kabupaten Pati yang terus mendorong hadirnya kegiatan kesenian di Pati. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan seni dan tradisi lokal.

“Terima kasih kepada Komisi D yang terus mengupayakan agar kesenian hadir di Kabupaten Pati,” ujar Chandra.

Pentas wayang orang tersebut menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk menikmati seni pertunjukan sekaligus mengenal kembali cerita dan nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Pertunjukan mengangkat kisah tentang perjalanan tokoh yang dihadapkan pada berbagai rintangan sebelum akhirnya kembali ke jalan yang benar.

Chandra menilai kegiatan seni budaya perlu terus didukung agar tidak berhenti pada satu pertunjukan. Pemerintah daerah, menurutnya, membutuhkan kolaborasi berbagai pihak untuk menjaga keberlangsungan seni tradisi di Kabupaten Pati.

Baca Juga :  Plt Bupati Pati Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

“Acara-acara seperti ini harus kita dukung. Terus kita support untuk kemajuan budaya dan tradisi seni budaya Kabupaten Pati,” tegas Chandra.

Selain pentas wayang orang, Chandra juga mengungkapkan rencana pertunjukan ketoprak yang melibatkan unsur Forkopimda Kabupaten Pati bersama anggota DPRD. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada momentum tahun baru di Alun-Alun Kabupaten Pati, guna menghibur masyarakat.

Menurut Chandra, keterlibatan para pemangku kepentingan dalam pertunjukan seni dapat menjadi bagian dari upaya mendekatkan budaya kepada masyarakat. Ia berharap semangat tersebut turut memperkuat kecintaan warga terhadap kesenian daerah.

Berita Terkait

Lapas Pati Bekerja Sama dengan Dinas Pendidikan Fasilitasi Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan
Lapas Pati Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, 41 Warga Binaan Dinyatakan Negatif
Dicecar Puluhan Pertanyaan, Pelapor Dugaan Keracunan MBG SPPG Sukorejo 2 Blora Diperiksa Polisi
HUT ke-67 Pepabri Blora: Teguhkan Semangat Perjuangan, Rawat Persatuan Bangsa
WOD Bapas Pati, Hadirkan Pelayanan di Akhir Pekan untuk Klien Pemasyarakatan
SPPG Sukorejo 2 Diselidiki, Polisi Telusuri Dugaan Pidana di Kasus MBG Blora
HUT Ke-67 PEPABRI Blora, Ziarah Rombongan ke TMP Wira Bhakti Kobarkan Api Perjuangan Bangsa
Mahasiswa Untag Semarang Adukan Pengelola SPPG Sukorejo 2 ke Polres Blora, Buntut 216 Orang Terdampak Dugaan Keracunan MBG
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 11:36 WIB

Lapas Pati Bekerja Sama dengan Dinas Pendidikan Fasilitasi Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan

Rabu, 23 September 2026 - 09:40 WIB

Lapas Pati Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, 41 Warga Binaan Dinyatakan Negatif

Selasa, 15 September 2026 - 12:12 WIB

Dicecar Puluhan Pertanyaan, Pelapor Dugaan Keracunan MBG SPPG Sukorejo 2 Blora Diperiksa Polisi

Selasa, 15 September 2026 - 12:10 WIB

HUT ke-67 Pepabri Blora: Teguhkan Semangat Perjuangan, Rawat Persatuan Bangsa

Minggu, 13 September 2026 - 09:35 WIB

WOD Bapas Pati, Hadirkan Pelayanan di Akhir Pekan untuk Klien Pemasyarakatan

Berita Terbaru