Direktur INHAKA Sentil Kebijakan Bupati Pati Terkait Kenaikan PBB P2 250 Persen

- Jurnalis

Rabu, 21 Mei 2025 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI | Direktur Institute Hukum dan Kebijakan Publik (INHAKA) Husaini, sentil kebijakan Bupati Pati, Sudewo yang menaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) pada tahun 2025 ini sebanyak 250 persen.

Husaini menyatakan jika kebijakan yang dikeluarkan Bupati Pati tersebut kurang tepat jika komparasi perbandingan data hanya mengacu kepada daerah atau Kabupaten yang lain.

“Kalau alasan dinaikkannya karena pendapatan PBB lebih rendah daripada Kabupaten lain dan 14 tahun tak naik itu ya tidak tepat,” kata Husaini belum lama ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia dengan tegas menyatakan, jika kenaikan PBB harus dilakukan riset terlebih dahulu sebelum adanya kenaikan, dan tidak hanya mengacu dengan Kabupaten Kudus maupun Jepara.

Baca Juga :  Pastikan Keamanan Ibadah Natal, Satgas Preventif Polres Blora Sterilisasi Gereja dengan Unit K9

“Harusnya ditelaah dulu dan melalui riset dulu. Kenapa pendapatan PBB lebih kecil dari Kabupaten Jepara, Kudus, dan Kabupaten lain,” Jelasnya.

Husaini berharap Bupati Pati tidak menambah beban rakyat di tengah ekonomi masyarakat yang sedang tidak baik-baik saja.

“Karena beban rakyat selain PBB masih jauh lebih banyak. Menaikkan Pendapatan dari pajak kurang bijaksana, tutup kebocoran anggaran lebih bijak, dahulukan proyek yang lebih urgen tidak usah aneh aneh,” tegasnya.

Sebelumnya, pernyataan kenaikan PBB P2 sebanyak 250 persen yang dikeluarkan Bupati Pati Sudewo pada Minggu (18/5/2025) kemarin diklaim untuk meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah).

Baca Juga :  Lansia yang Hilang, Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Di Hutan Todanan

Kesepakatan tersebut dibuat setelah berkoordinasi dengan para camat dan anggota Paguyuban Solidaritas Kepala Desa dan Perangkat Desa Kabupaten Pati (Pasopati) di Pendopo Kabupaten Pati.

“Kami saat ini sedang berkoordinasi dengan para camat dan Pasopati untuk membicarakan soal penyesuaian Pajak Bumi Bangunan (PBB). Telah disepakati bersama bahwa kesepakatannya itu sebesar kurang lebih 250 persen karena PBB sudah lama tidak dinaikkan, 14 tahun tidak naik,” ujar Sudewo

Editor : Dian

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB