Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Hubungkan Polri dan Masyarakat

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Jateng – Klaten | Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meresmikan secara serentak 19 Jembatan Merah Putih Presisi yang telah selesai dibangun di berbagai wilayah Jawa Tengah, Rabu (14/1/2026). Peresmian dipusatkan di Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Desa Cucukan dan Desa Kotesan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menyampaikan komitmen Polda Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk berada di garis terdepan dalam menyukseskan program pemerintah, khususnya dalam menghadirkan akses aman dan layak bagi masyarakat pedesaan. Komitmen tersebut disampaikannya dalam laporan di hadapan Kapolri saat acara peresmian.

Kapolda menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tidak hanya dimaknai sebagai pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga sebagai upaya memperkuat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peresmian jembatan ini tidak hanya menghubungkan secara fisik warga dua desa, tetapi juga menghubungkan ikatan batin antara Polri dengan masyarakat,” ujar Kapolda.

Usai peresmian, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam doorstop menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Jawa Tengah yang telah bergerak cepat menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Arahan tersebut dilatarbelakangi keprihatinan Presiden terhadap kondisi anak-anak sekolah di desa yang selama ini harus menyeberangi sungai atau menempuh jarak lebih jauh karena tidak tersedianya jembatan yang layak.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Jawa Tengah dan seluruh jajaran yang telah bergerak cepat menindaklanjuti arahan Bapak Presiden. Ini adalah bentuk nyata kepedulian negara terhadap keselamatan anak-anak dan masyarakat desa,” kata Kapolri.

Baca Juga :  Awali Tahun 2026, Kapolda Jateng Pimpin Sertijab 6 PJU dan 13 Kapolres di Gedung Borobudur

Kapolri menambahkan, secara nasional hingga saat ini telah terbangun sebanyak 171 Jembatan Merah Putih Presisi di seluruh Indonesia, sebagian besar dibangun di propinsi Jawa Tengah sebanyak 63 Jembatan Merah Putih Presisi. Ia juga mengapresiasi keterlibatan langsung masyarakat dalam proses pembangunan jembatan, yang dinilai mampu mempererat hubungan dan membangun kepercayaan antara Polri dan warga.

“Terima kasih kepada jajaran yang melibatkan masyarakat sekitar dalam pengerjaan jembatan. Interaksi ini penting untuk memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat, sejalan dengan semangat Polri untuk Masyarakat,” lanjut Kapolri.

Kapolri berharap keberadaan jembatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari memudahkan anak-anak berangkat sekolah, membantu petani mengangkut hasil pertanian, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Sementara itu Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo dalam laporannya dihadapan Kapolri mengungkap bahwa Jembatan Merah Putih Presisi di Kabupaten Klaten dibangun selama dua minggu dengan melibatkan tenaga teknis sipil guna memastikan kekuatan dan keamanan konstruksi. Jembatan tersebut memiliki ukuran 15 meter x 4 meter dan mampu dilalui kendaraan dengan kapasitas beban hingga 4–5 ton.

“Pembangunan jembatan ini menggunakan anggaran sebesar Rp. 400 juta yang bersumber dari dana swadaya masyarakat serta dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk desa. Jembatan tersebut kini menjadi akses penting yang menghubungkan Desa Cucukan dan Desa Kotesan dengan melintasi Sungai Dengkeng,” ujarnya.

Sebelumnya, di lokasi tersebut pernah berdiri jembatan yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat pada tahun 1981. Namun jembatan itu roboh akibat banjir besar pada tahun 2021. Selama hampir lima tahun, warga harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk 371 siswa dari empat sekolah yang harus memutar saat berangkat ke sekolah.

Baca Juga :  Ngopi Kamtibmas Bareng Forkopimda, Wujudkan Blora Kondusif dan Terkendali

Dengan selesainya pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi, akses bagi masyarakat dari dua desa, sebelas dusun, dan sekitar 890 kepala keluarga kini kembali terhubung. Jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta efisiensi waktu tempuh warga dalam beraktivitas.

Kapolda juga melaporkan bahwa dari 63 Jembatan Presisi yang akan dibangun di wilayah Jawa Tengah, 19 diantaranya telah selesai dibangun. Saat ini terdapat 15 jembatan yang sedang dalam tahap pembangunan, 4 jembatan yang akan segera dikerjakan, serta 15 titik jembatan yang masih dalam tahap survei dan perencanaan.

“Kami berharap jembatan-jembatan ini tidak hanya menghubungkan secara fisik, tetapi juga menghubungkan batin antara Polri dan masyarakat. Polda Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen menjadi yang terdepan dalam menyukseskan program pemerintah,” ujar Kapolda.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan wujud kehadiran Polri yang tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga hadir memberikan solusi nyata atas kebutuhan masyarakat.

“Jembatan Merah Putih Presisi ini menjadi simbol kehadiran Polri di tengah masyarakat. Tidak hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga memperkuat kepercayaan dan kedekatan antara Polri dan masyarakat,” pungkas Kabid Humas.

Berita Terkait

Kapolri Apresiasi Inovasi Valet Ride dan Chatbot Si Polan Polda Jateng untuk Layani Pemudik
Pelayanan SKCK Polresta Pati Ramah dan Humanis, Biaya Resmi PNBP Rp30 Ribu Dijamin Bebas Pungli
Lonjakan Kendaraan Siang Hingga Sore Hari, Arus dari Jakarta Dominasi Tol Semarang
Kunjungi Pos Pengamanan, Kapolda Jateng Tekankan Pelayanan Maksimal kepada Masyarakat
Terima Kasih Polda Jateng, Fasilitas Nyaman Valet Ride Polres Brebes Bikin Bocah Tertidur Nyenyak Saat Tunggu Keberangkatan
Gerombolan Tongtek Diduga Lempari Pemuda Saat Cari Sahur di Dukuhseti, Polisi Lakukan Penyelidikan
Kasus Viral Pengeroyokan Berujung Maut di Kayen Pati Berhasil Diungkap Polisi, Empat ABH Diamankan
Blayer Truk Picu Emosi, Empat Pemuda di Tambakromo Ditangkap Polisi Usai Aniaya Sopir
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 21:02 WIB

Kapolri Apresiasi Inovasi Valet Ride dan Chatbot Si Polan Polda Jateng untuk Layani Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 - 18:52 WIB

Pelayanan SKCK Polresta Pati Ramah dan Humanis, Biaya Resmi PNBP Rp30 Ribu Dijamin Bebas Pungli

Senin, 16 Maret 2026 - 18:48 WIB

Lonjakan Kendaraan Siang Hingga Sore Hari, Arus dari Jakarta Dominasi Tol Semarang

Senin, 16 Maret 2026 - 18:45 WIB

Kunjungi Pos Pengamanan, Kapolda Jateng Tekankan Pelayanan Maksimal kepada Masyarakat

Senin, 16 Maret 2026 - 18:43 WIB

Terima Kasih Polda Jateng, Fasilitas Nyaman Valet Ride Polres Brebes Bikin Bocah Tertidur Nyenyak Saat Tunggu Keberangkatan

Berita Terbaru