Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

- Jurnalis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati melaksanakan asesmen terhadap 44 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari proses seleksi calon peserta program rehabilitasi dan re-edukasi berbasis ketahanan pangan, Rabu (08/10/2026). Kegiatan asesmen dilaksanakan oleh Tim Registrasi Lapas Pati, Tim Balai Pemasyarakatan (Bapas) Pati, serta Tim Kesehatan Lapas Pati untuk mengetahui kelayakan dan kesiapan WBP dalam mengikuti program.

Asesmen dilakukan dengan memperhatikan sejumlah aspek, di antaranya hasil asesmen Risiko Residivisme Indonesia (RRI), kebutuhan kriminogenik, minat dan bakat, motivasi dan kesiapan berubah, sikap kerja, kesiapan fisik dan mental, serta kapasitas kerja. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kondisi dan potensi masing-masing WBP sebelum ditentukan kelayakannya untuk mengikuti program.

Baca Juga :  Semarak Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62, Lapas Pati Berikan Penghargaan kepada WBP Berprestasi

Selain penilaian melalui wawancara dan data asesmen yang telah tersedia, kapasitas kerja WBP juga dilihat melalui uji ketahanan fisik singkat, riwayat kegiatan kerja selama berada di Lapas, serta tugas praktik selama 10 menit. Hasil asesmen selanjutnya menjadi data dukung dalam menentukan kategori kelayakan WBP dan rekomendasi yang akan dibawa dalam sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).

Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi, menyampaikan bahwa pelaksanaan asesmen secara menyeluruh diperlukan agar proses penempatan WBP dalam program dapat dilakukan sesuai dengan kondisi dan kemampuan masing-masing. “Kami berharap asesmen ini dapat memberikan gambaran yang objektif mengenai kesiapan dan potensi warga binaan. Dengan begitu, program rehabilitasi dan re-edukasi dapat diberikan kepada warga binaan yang sesuai dengan kriteria dan mampu mengikuti kegiatan dengan baik,” ujar Suprihadi.

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Lapas Pati Bekerja Sama dengan Dinas Pendidikan Fasilitasi Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB