Pati Perkuat Mitigasi Isu Pemicu Perpecahan

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati meminta seluruh elemen masyarakat, khususnya tokoh agama, bergerak cepat memitigasi isu-isu yang berpotensi memicu perpecahan. Penegasan itu disampaikan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra dalam Dialog Interaktif Kerukunan Umat Beragama untuk Menjaga Kondusivitas Wilayah Kabupaten Pati di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (1/7/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 220 peserta tersebut digelar untuk memperkuat sinergi menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan di tengah perkembangan dinamika sosial serta derasnya arus informasi digital.

Chandra menyampaikan bahwa Kabupaten Pati memiliki modal sosial yang kuat dalam menjaga kerukunan. Hal itu dibuktikan dengan capaian Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pati yang berhasil meraih Harmony Award peringkat ketiga tingkat nasional pada tahun 2025.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa keberagaman di Kabupaten Pati adalah anugerah yang mampu kita kelola menjadi kekuatan untuk membangun kedamaian dan kemajuan daerah,” ujar Chandra.

Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi informasi membuat berbagai isu sosial maupun keagamaan dapat menyebar dengan cepat. Karena itu, para tokoh agama diminta menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi sekaligus menjaga masyarakat agar tidak mudah terprovokasi.

“Kalau ada persoalan, jangan dibiarkan berkembang. Segera komunikasikan, diskusikan bersama pemerintah desa, pemerintah daerah, maupun pihak terkait agar bisa segera diselesaikan,” tegasnya.

Menurut Chandra, forum dialog seperti ini harus dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi untuk mendeteksi persoalan sejak dini. Dengan komunikasi yang terbuka, setiap potensi konflik dapat dicegah sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Ketertiban dan keamanan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, terutama para tokoh agama yang dekat dengan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Pati Siti Subiati menjelaskan bahwa penyelenggaraan dialog tersebut dilatarbelakangi oleh keberagaman suku, budaya, dan agama di Kabupaten Pati yang harus dijaga sebagai kekayaan daerah. Menurutnya, diperlukan ruang komunikasi yang intensif untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menyamakan persepsi dalam memitigasi potensi konflik bernuansa keagamaan.

Baca Juga :  GEMAR GAMAS Ajak Ayah Berperan Aktif dalam Pendidikan Anak

“Melalui dialog ini kami berharap terbangun komunikasi yang semakin erat antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat sehingga toleransi, moderasi beragama, serta kondusivitas wilayah di Kabupaten Pati tetap terjaga,” kata Siti.

Dialog tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, pengurus FKUB Kabupaten Pati dan FKUB kecamatan, perwakilan tokoh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, penghayat kepercayaan, Paguyuban Sosial Warga Tionghoa Indonesia Kabupaten Pati, organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan, perwakilan pemuda lintas agama, serta unsur pimpinan kecamatan. Pemerintah Kabupaten Pati berharap kolaborasi seluruh unsur tersebut semakin memperkuat terciptanya daerah yang aman, damai, harmonis, dan kondusif.

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB