Polisi Pati Dampingi Pertemuan Haru, Purwanti yang Hilang Kontak Selama 27 Tahun Akhirnya Bertemu Keluarga

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – Momen haru terjadi di Dukuh Cacah, Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jumat (24/7/2026). Seorang perempuan bernama Purwanti (59) yang telah hilang kontak dengan keluarganya selama sekitar 27 tahun akhirnya dapat dipertemukan kembali dengan anak-anaknya berkat koordinasi warga, pemerintah desa, dan pendampingan personel SPKT Polsek Margorejo.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Margorejo AKP Dwi Kristiawan mengatakan, pihaknya menerima laporan dari keluarga yang memperoleh informasi mengenai keberadaan Purwanti di wilayah Kecamatan Margorejo. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel SPKT segera berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memastikan identitas dan keberadaan yang bersangkutan.

“Begitu menerima laporan, anggota kami langsung melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa. Setelah dipastikan benar, kami mendampingi pihak keluarga menuju lokasi agar proses penjemputan berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur,” kata AKP Dwi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sesampainya di lokasi, polisi mendapati Purwanti berada di rumah seorang warga Desa Sukoharjo dalam kondisi sakit. Berdasarkan keterangan warga yang merawatnya, Purwanti dijemput dari Malaysia pada Februari 2026 setelah mengalami gangguan kesehatan. Selanjutnya ia dibawa ke rumah sakit di Pati untuk menjalani pemeriksaan medis sebelum dirawat di rumah warga karena kondisinya belum mampu beraktivitas secara normal.

Baca Juga :  Kru Sound Horeg Starmax Tewas Tersengat Listrik Saat Karnaval di Gabus, Polisi Ungkap Kronologi

AKP Dwi menjelaskan, sebelum proses penyerahan dilakukan, petugas terlebih dahulu memverifikasi identitas dan dokumen milik keluarga serta berkoordinasi dengan perangkat desa guna memastikan tidak terjadi kesalahan.

“Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur, mulai dari pemeriksaan identitas, dokumen keluarga, hingga koordinasi dengan pemerintah desa dan warga yang selama ini merawat Ibu Purwanti. Tujuannya agar penyerahan berlangsung aman dan memberikan kepastian kepada seluruh pihak,” ujarnya.

Menurut keterangan keluarga, Purwanti berangkat bekerja ke Malaysia pada 1999. Sejak saat itu komunikasi dengan keluarga terputus sehingga keberadaannya tidak diketahui selama bertahun-tahun. Informasi mengenai keberadaannya baru diterima setelah pemerintah desa memperoleh pemberitahuan dari warga yang selama ini merawat Purwanti.

Baca Juga :  Empat Orang Luka dalam Kecelakaan di Jalur Lingkar Selatan Pati, Diduga Sopir Mengantuk

AKP Dwi mengapresiasi kepedulian warga yang telah merawat Purwanti selama menjalani masa pemulihan hingga akhirnya dapat dipertemukan kembali dengan keluarganya.

“Kami mengapresiasi kepedulian warga yang telah merawat Ibu Purwanti dengan baik. Kepedulian seperti ini merupakan bentuk nyata nilai kemanusiaan dan gotong royong yang patut dijaga bersama,” tuturnya.

Ia menegaskan, Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.

“Polri akan terus hadir membantu masyarakat, termasuk dalam upaya mempertemukan kembali anggota keluarga yang terpisah. Kami juga mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila mengetahui keberadaan orang yang diduga hilang atau membutuhkan bantuan kepolisian sehingga dapat segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Polresta Pati juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam untuk melaporkan kejadian darurat, meminta bantuan, maupun menyampaikan informasi yang memerlukan tindak lanjut dari kepolisian.

(Humas Resta Pati)

Berita Terkait

Polisi Pati Gerak Cepat Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Pantura Batangan, Arus Lalu Lintas Kembali Normal
Dorong Gerakan Gemar Membaca WBP, Lapas Pati dan Perpusda Perkuat Kolaborasi Literasi
Lapas Pati Bersama SPNF Kabupaten Pati Laksanakan MPLS sebagai Awal Program Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan
STIK Lemdiklat Polri Teliti Pemanfaatan Big Data untuk Penanggulangan Bencana di Polresta Pati
Polairud Polresta Pati Latih Personel Operasikan Damkar Portabel, Perkuat Antisipasi Kebakaran Kapal Saat Musim Kemarau
Panen Ikan Lele di Lahan SAE Lapas Kelas IIB Pati Wujud Keberhasilan Program Pembinaan Kemandirian
Polres Blora Ungkap Pengoplosan LPG Berskala Besar
Pati Siapkan Skema Subsidi Angkutan Sekolah Gratis
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:07 WIB

Polisi Pati Dampingi Pertemuan Haru, Purwanti yang Hilang Kontak Selama 27 Tahun Akhirnya Bertemu Keluarga

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:04 WIB

Polisi Pati Gerak Cepat Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Pantura Batangan, Arus Lalu Lintas Kembali Normal

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:02 WIB

Dorong Gerakan Gemar Membaca WBP, Lapas Pati dan Perpusda Perkuat Kolaborasi Literasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:11 WIB

Lapas Pati Bersama SPNF Kabupaten Pati Laksanakan MPLS sebagai Awal Program Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:57 WIB

STIK Lemdiklat Polri Teliti Pemanfaatan Big Data untuk Penanggulangan Bencana di Polresta Pati

Berita Terbaru