Waspadai Lahan Kering, Polisi Pati Gencarkan Patroli Cegah Karhutla di Kebun Sukoharjo Pati

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – Polresta Pati melalui Tim Perintis Sat Sabhara melaksanakan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kebun Sukoharjo, Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Selasa (8/9/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi terjadinya kebakaran, khususnya di tengah kondisi cuaca yang cenderung panas dan kering.

Dalam patroli tersebut, personel menyusuri sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi rawan terjadinya kebakaran. Petugas melakukan pemantauan terhadap kondisi lingkungan sekaligus memastikan tidak terdapat aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api.

Selain melakukan pemantauan, personel Tim Perintis juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diajak untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Polresta Pati dalam mengedepankan pencegahan sebelum terjadinya karhutla. Patroli dilakukan secara humanis dengan membangun komunikasi bersama masyarakat yang ditemui di sekitar lokasi.

Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit, S.I.K., M.H., mengatakan pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kewaspadaan harus ditingkatkan terutama pada wilayah yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar.

Baca Juga :  MusreNbang Desa Gandu yang di Hadiri Camat Bogorejo yang diwakili Kasi Pemerintahan Suharyanto,Kepala Desa Gandu Iwan Sucipto, Babinsa, Babhinkamtibmas, Pengawas Desa, Ketua Rt /Rw se Desa Gandu, BPD, serta Para Tokoh Masyarakat

“Kami terus mengedepankan langkah pencegahan melalui patroli dan pemantauan wilayah. Karhutla harus kita cegah bersama karena dampaknya dapat merugikan masyarakat dan lingkungan,” ujar Kombes Pol Sigit.

Kapolresta menegaskan personel di lapangan tidak hanya melakukan patroli, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak pembakaran yang tidak terkendali.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, termasuk membakar sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar. Apabila ada kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada petugas,” tegasnya.

Kombes Pol Sigit menambahkan bahwa patroli akan terus dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan.

“Patroli preventif seperti ini akan terus kami lakukan secara berkala. Kami ingin memastikan wilayah Kabupaten Pati tetap aman, termasuk dari ancaman kebakaran hutan dan lahan,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak meremehkan potensi kebakaran sekecil apa pun. Kondisi lahan yang kering dapat menyebabkan api dengan cepat meluas apabila tidak segera ditangani.

Baca Juga :  Polresta Pati Sembelih 12 Sapi, 1 Kerbau, dan 21 Kambing pada Iduladha 1447 H

“Jangan menunggu sampai api membesar. Pencegahan sejak dini jauh lebih baik. Kepedulian masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran,” kata Kombes Pol Sigit.

Selain itu, Kapolresta Pati meminta seluruh jajaran untuk meningkatkan koordinasi dengan pemerintah desa, masyarakat serta instansi terkait dalam melakukan pemantauan wilayah rawan karhutla.

“Sinergi menjadi kunci. Polri bersama masyarakat dan seluruh pihak terkait harus saling memberikan informasi apabila ditemukan potensi gangguan keamanan maupun kebakaran di lingkungan masing-masing,” jelasnya.

Kombes Pol Sigit kembali mengajak masyarakat menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai tanggung jawab bersama. Menurutnya, menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran merupakan bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Mari kita jaga Kabupaten Pati bersama-sama. Jangan melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran dan segera informasikan kepada petugas apabila melihat adanya titik api,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Polresta Pati juga mengingatkan masyarakat bahwa setiap informasi terkait gangguan keamanan maupun keadaan darurat dapat disampaikan kepada kepolisian melalui Call Center Polri 110. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan laporan secara cepat sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.

(Humas Resta Pati)

Berita Terkait

PKK Pati Perkuat Literasi Keuangan Keluarga
Subjek Reforma Agraria di Kabupaten Pati Peroleh Kepastian Pemanfaatan Tanah
Lapas Kelas IIB Pati berikan Apresiasi Hasil Kerja Keras dan Semangat Berkarya Warga Binaan melalui Pemberian Premi Periode Agustus
Musim Kemarau, Polisi Pati Ingatkan Warga Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan
Polisi Pati Beri Rompi dan Tali Asih kepada 20 Supeltas
Polisi Pati Siram Jalan Pati-Kudus untuk Kurangi Debu dan Polusi Udara Saat Kemarau
Chandra : Tabligh Akbar Jadi Momentum Perkuat Ukhuwah Islamiah
250 Talenta Ramaikan Putra Putri Budaya Kabupaten Pati
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:11 WIB

Waspadai Lahan Kering, Polisi Pati Gencarkan Patroli Cegah Karhutla di Kebun Sukoharjo Pati

Selasa, 8 September 2026 - 18:08 WIB

PKK Pati Perkuat Literasi Keuangan Keluarga

Selasa, 8 September 2026 - 18:06 WIB

Subjek Reforma Agraria di Kabupaten Pati Peroleh Kepastian Pemanfaatan Tanah

Selasa, 8 September 2026 - 17:58 WIB

Lapas Kelas IIB Pati berikan Apresiasi Hasil Kerja Keras dan Semangat Berkarya Warga Binaan melalui Pemberian Premi Periode Agustus

Selasa, 8 September 2026 - 09:41 WIB

Musim Kemarau, Polisi Pati Ingatkan Warga Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan

Berita Terbaru

Uncategorized

PKK Pati Perkuat Literasi Keuangan Keluarga

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:08 WIB