PATI – Kapolresta pati melalui Satuan Samapta bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Dukuh Mbak Kapas, Desa Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Jumat (7/8/2026). Kegiatan quick response yang berlangsung pukul 09.00 WIB hingga 10.30 WIB tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau.
Bantuan disalurkan menggunakan satu unit kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) berkapasitas 6.500 liter dan satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter. Total 11.500 liter air bersih didistribusikan kepada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.
Kapolresta Pati melalui Kasat Samapta Polresta Pati AKP Ali Mahmudi, S.H., mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian Polresta Pati kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Kami ingin memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi,” ujarnya.
Menurut AKP Ali Mahmudi, personel bergerak cepat setelah menerima informasi mengenai kesulitan air bersih yang dialami warga.
“Kami bergerak cepat setelah menerima informasi adanya kesulitan air bersih di wilayah Dukuh Mbak Kapas. Respons cepat merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat,” katanya.
Kegiatan tersebut melibatkan Kapolsek Jakenan AKP Heru Purnomo, KBO Sat Samapta Ipda Priyono, Kepala Desa Tambahmulyo Eka Kurnia Sejati, personel Polsek Jakenan, serta anggota Sat Samapta Polresta Pati. Penyaluran dilakukan di dua titik, yakni Pos Rumah Bapak Sadena yang melayani sekitar 80 kepala keluarga dan Pos Rumah Bapak Nazilul yang melayani sekitar 85 kepala keluarga.
AKP Ali Mahmudi menegaskan, Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir dalam aksi kemanusiaan.
“Total 11.500 liter air bersih kami salurkan hari ini untuk membantu ratusan warga yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat. Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir dalam aksi-aksi kemanusiaan ketika masyarakat membutuhkan bantuan,” ungkapnya.
Ia menambahkan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait untuk memantau wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan.
“Apabila masih terdapat daerah yang mengalami krisis air bersih, kami siap memberikan bantuan sesuai kemampuan dan kebutuhan di lapangan. Kami juga mengajak masyarakat menggunakan air secara bijak selama musim kemarau masih berlangsung,” jelasnya.
AKP Ali Mahmudi berharap sinergi seluruh pihak dapat mempercepat penanganan dampak kekeringan.
“Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci agar penanganan dampak kekeringan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau menemukan kondisi darurat lainnya, silakan menghubungi layanan Call Center Polri 110. Kami siap memberikan pelayanan selama 24 jam,” pungkasnya.
(Humas Resta Pati)






