Pati – Pelayanan administrasi kepolisian khususnya pengurusan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) di Polresta Pati terus mengalami peningkatan signifikan. Hal ini terlihat dari langkah nyata Satuan Lalu Lintas (Satlantas) yang menerapkan proses layanan cepat, transparan, dan bebas dari praktik tidak profesional. Komitmen ini dijalankan sebagai bagian dari upaya Polri mewujudkan pelayanan prima yang ramah kepada masyarakat.
Kapolresta Kati melalui Kompol Riki Fahmi Mubarok, Kasatlantas Polresta Pati, menegaskan bahwa pelayanan BPKB bukan hanya cepat dan transparan, tetapi juga mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. “Kami memastikan proses administrasi bukan beban bagi pemohon, namun pengalaman yang memberikan rasa dihargai dan dihormati.” ujar Kompol Riki di kantornya, Jumat (6/01).
Menurut Kompol Riki, integritas pelayanan menjadi landasan utama bagi anggotanya di unit BPKB. Ia menyatakan, “Seluruh anggota Satlantas harus memberikan pelayanan dengan 5 S — senyum, sapa, salam, sopan, dan santun — sehingga masyarakat merasa nyaman selama proses administrasi.” Komitmen ini menjadi indikator keberhasilan pelayanan publik di Polresta Pati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih jauh, Kasatlantas menambahkan bahwa pelayanan administrasi tidak hanya bertumpu pada kecepatan, tapi pada kualitas interaksi dengan publik. “Pelayanan yang cepat bukan berarti terburu-buru, tetapi efisien dan jelas. Setiap pemohon BPKB harus diperlakukan secara profesional dengan penjelasan prosedur yang mudah dipahami.” tegasnya.
Dalam praktiknya, warga yang datang ke kantor BPKB Polresta Pati kini merasakan bahwa proses pengambilan dokumen semakin efisien berkat tata kerja yang transparan. Kompol Riki menyebut bahwa transparansi ini menghilangkan ruang bagi praktik yang merugikan masyarakat seperti percaloan. “Ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai pelayan, bukan hanya penegak hukum.” jelasnya.
Kompol Riki juga menggarisbawahi pentingnya komunikasi yang jelas selama pelayanan. Menurutnya, “Masyarakat perlu mendapatkan informasi yang lengkap tentang alur pengurusan BPKB sejak awal, sehingga tidak ada kebingungan saat proses berjalan. Inilah yang kami sebut layanan prima.”
Kasatlantas berharap bahwa model pelayanan semacam ini dapat menjadi contoh bagi unit-unit lain di jajaran Polri, utamanya dalam pelaksanaan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor. “Kami ingin setiap warga yang datang pulang dengan rasa puas, merasa didengar, dan menghargai institusi kepolisian,” tambahnya.
Dengan langkah ini, Polresta Pati menunjukkan arah pelayanan publik yang lebih modern, responsif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Kompol Riki menegaskan bahwa upaya ini akan terus dievaluasi dan disempurnakan agar pelayanan administrasi kepolisian semakin menempatkan warga sebagai prioritas utama.
Sumber Berita : Humas Polresta Pati







