Respons Cepat Pamapta Polresta Pati di Kasus Pencurian Toko Emas Kelapa, Call Center 110 Jadi Jalur Laporan Tercepat

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati – Aksi pencurian yang menyasar Toko Emas Kelapa di Komplek Pasar Ngablak, Kecamatan Cluwak, Rabu (3/12/2025), langsung ditangani cepat oleh Tim Pamapta Polresta Pati setelah laporan masuk melalui Polsek Cluwak. Respons sigap itu membuat proses penanganan awal dan olah tempat kejadian perkara dapat dilakukan tanpa hambatan.

Pemilik toko, Thomas Maradona Arsianto, pertama kali menemukan kejanggalan sekitar pukul 07.30 WIB saat hendak membuka toko. Ia mendapati plafon ruko sudah jebol dan kondisi brankas rusak. Thomas segera menuju Polsek Cluwak untuk melapor. “Begitu menerima laporan, anggota langsung bergerak menuju lokasi,” tegas KA SPKT Polresta Pati IPDA Sismiyarto mewakili Kapolresta Pati.

Setibanya di lokasi, Polsek Cluwak berkoordinasi dengan Pamapta Polresta Pati untuk melakukan pengamanan awal. Tim segera memasang garis polisi dan menutup area TKP guna menjaga status quo. “Pengamanan awal ini krusial agar tidak ada jejak yang hilang,” jelasnya.

Tidak berselang lama, Pamapta melakukan koordinasi lanjutan dengan Unit Reskrim dan Tim Inafis Polresta Pati untuk melakukan pemeriksaan mendetail di area ruko. “Setiap elemen bergerak cepat sesuai fungsi masing-masing, sehingga olah TKP dapat dilakukan secara komprehensif,” katanya.

Hasil penelusuran Inafis menunjukkan bahwa pelaku masuk melalui toko baju milik Lasono yang berada tepat di samping toko emas. Gembok dirusak, plafon dijebol, lalu pelaku masuk dengan cara memanjat rak baju. Pelaku gagal membobol brankas, tetapi membawa kabur timbangan emas serta uang koin Rp100 ribu. “Metode masuknya cukup rapi, namun tetap meninggalkan jejak penting yang kini kami analisis,” ujar IPDA Sismiyarto.

Baca Juga :  Polresta Pati Libatkan Ratusan Bhabinkamtibmas untuk Percepat Skrining TBC di Kabupaten Pati

Meski nilai kerugian relatif kecil, perbuatan pelaku tetap menjadi perhatian jajaran kepolisian karena membahayakan keamanan toko-toko di area pasar. Oleh sebab itu, Pamapta menekankan bahwa masyarakat harus segera menghubungi layanan darurat setiap kali menemukan potensi kejahatan. “Segera telepon Call Center 110 bila melihat aktivitas mencurigakan. Kecepatan laporan sangat menentukan keberhasilan penanganan,” imbuhnya.

Ia juga memastikan bahwa penyelidikan terus berjalan dan polisi memburu pelaku yang hingga kini masih dalam tahap lidik. “Kami pastikan penanganan kasus ini maksimal. Kolaborasi antara Pamapta, Polsek, Reskrim, dan Inafis menjadi kunci pengungkapan,” pungkasnya.

Sumber Berita : Humas Polresta Pati

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB