Sedekah Bumi Jomblang Di Warnai Dengan Perang Nasi

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blora,- Budaya Sedekah Bumi yang rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang Hari Raya ldul Adha ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas melimpahnya hasil panen pertanian. Pagi tadi, Saat jarum jam menunjukkan pukul 09.00 WIB, ratusan warga Desa Jomblang sudah berkumpul di punden desa setempat. Jumat, (24/04/2026)

Mereka bersuka cita menantikan acara perayaan sedekah bumi. Satu persatu warga desa lantas berdatangan membawa bakul yang berisikan nasi, gudangan, mie goreng, tahu, tempe dan telur. Mereka lantas meletakkan barang bawaanya itu di tempat yang telah disediakan oleh panitia. Tak berselang lama, tokoh masyarakat di desa itu hadir ke lokasi untuk membacakan doa. Saat itu warga terlihat khidmat mengamini lantunan doa sang modin. Setelah doa selesai dipanjatkan,

Setelah doa selesai dipanjatkan, ratusan warga, orang tua, pemuda dan anak- anak baik laki-laki maupun perempuan langsung berebutan mengambil bakul yang telah berisi nasi itu. Mereka kemudian saling serang dengan aksi lempar-lemparan sekepal dua kepal nasi.

Aksi kejar-kejaran tak terhindarkan saat itu. Suasana meriah terlihat di sini. Warga yang menyaksikan perang nasi itu berteriak dan tertawa. Warga pun mulai berhamburan untuk menghindar, karena mereka pun tak luput dari serangan nasi yang telah berterbangan.

Setelah sekitar 30 menit, tradisi perang nasi yang mayoritas dilakoni oleh pemuda desa ini berakhir. Jalanan kampung yang semula bersih mendadak menjadi kotor lantaran dipenuhi nasi yang berceceran di mana-mana. “Kami sudah lama menunggu tradisi perang nasi ini. Tradisi ini membuat kami menjadi akrab. kami jadikan untuk tradisi perang nasi ini adalah secuil sisa panen kami” ujar Marjan salah seorang warga desa Jomblang.

Baca Juga :  Mudik Lancar, Hati Tenang: Kapolresta Pati Apresiasi Sinergi Semua Pihak di Ops Ketupat Candi 2026

Kepala Desa Jomblang H. Agus Mukmin menjelaskan, budaya perang nasi di Desa Jomblang sudah berlangsung sejak ratusan tahun yang lalu. Tradisi sedekah bumi ini, sambung dia, rutin digelar setiap tahun. “lni merupakan ungkapan rasa syukur warga kepada Sang Pencipta atas melimpah ruahnya hasil panen pertanian. Alhamdulillah hasil panen kami kali ini berhasil dengan baik” ucapnya. Agus

Mukmin menyebutkan, perang nasi ini bukan berarti membuang dengan percuma nasi atau menghambur- hamburkan nasi. Sebab usai acara, nasi yang telah berceceran itu akan dikumpulkan warga dan dipergunakan sebagai pakan ternak. “Usai perang nasi, nasi yang berceceran kemudian dibersihkan

“Usai perang nasi,nasi yang berceceran kemudian untuk dibersihkan dikumpulkan sebagai pakan ayam atau bebek. Masyarakat percaya jika nasi hasil ritual tersebut dapat melindungi ternak dari penyakit,” tutupnya.

Sumber Berita : Brotoseno

Berita Terkait

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia
Ketua FKUB Kabupaten Pati Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi
Polresta Pati Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Sita Arak Tanpa Izin di Kayen
Operasi Pekat II Candi 2026, Polresta Pati Sita 47 Botol Miras Ilegal dari Tiga Warung di Kayen dan Gabus
Pengamanan Larung Sesaji Sedekah Laut Sambiroto Berjalan Aman, Satpolairud Polresta Pati Kawal Tradisi Nelayan
Polisi Intensifkan Operasi Pekat di Pati, Penjual Miras Tanpa Izin Ditindak
Polisi Sita Puluhan Botol Miras Ilegal di Pucakwangi, Polresta Pati: Jangan Beri Ruang Penyakit Masyarakat
Polisi Gagalkan Peredaran 1.063 Botol Arak Bali di Juwana, Diduga Akan Didistribusikan ke Sejumlah Titik
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:52 WIB

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:33 WIB

Ketua FKUB Kabupaten Pati Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:29 WIB

Polresta Pati Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Sita Arak Tanpa Izin di Kayen

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:26 WIB

Operasi Pekat II Candi 2026, Polresta Pati Sita 47 Botol Miras Ilegal dari Tiga Warung di Kayen dan Gabus

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:24 WIB

Pengamanan Larung Sesaji Sedekah Laut Sambiroto Berjalan Aman, Satpolairud Polresta Pati Kawal Tradisi Nelayan

Berita Terbaru

Uncategorized

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia

Minggu, 12 Jul 2026 - 14:52 WIB