Telur Peternak Lokal Diprioritaskan untuk Penuhi Kebutuhan SPPG

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra memastikan telur peternak lokal akan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Pati. Kepastian itu disampaikan dalam Pertemuan Tindak Lanjut Aksi Damai Asosiasi Peternak Unggas, yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (11/8/2026). Harga telur disepakati sebesar Rp26.000 per kilogram dan mulai diberlakukan pekan depan.

Chandra menyampaikan bahwa kesepakatan tersebut merupakan tindak lanjut pembahasan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama pihak terkait. Setiap kabupaten dan kota diarahkan memprioritaskan penyerapan telur dari peternak lokal di wilayah masing-masing.

“Mulai minggu depan, apabila masih terdapat SPPG yang tidak mengambil telur dari peternak lokal, maka dapat dilaporkan kepada Pemerintah Kabupaten Pati untuk ditindaklanjuti,” tegas Chandra.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Kabupaten Pati akan mengawal pelaksanaan kesepakatan tersebut. Koordinator SPPG wilayah Pati juga akan berkomunikasi dengan Asosiasi Peternak Unggas untuk memastikan distribusi dan kerja sama berjalan sesuai kesepakatan.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat di Tlogowungu Mulai Beroperasi 10 Juli

“Hasil pertemuan ini menjadi langkah penting untuk menyamakan persepsi seluruh pihak,” ujar Chandra.

Seluruh kepala SPPG di setiap kecamatan selanjutnya akan diarahkan memiliki satu kesepahaman dalam pengadaan telur dan ayam dari Asosiasi Peternak Unggas Kabupaten Pati. Dan skema tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut atas aspirasi peternak yang disampaikan sehari sebelumnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Asosiasi Peternak Unggas Kabupaten Pati Ali Gufron mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Pati yang mempertemukan peternak dengan pihak SPPG. Menurutnya, fasilitasi tersebut membuka ruang komunikasi untuk memastikan hasil produksi peternak lokal terserap lebih baik.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Pati dalam menjembatani komunikasi antara peternak dan SPPG,” kata Ali.

Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut dari aksi para peternak unggas di depan Kantor Bupati Pati pada Senin (10/8/2026).

Baca Juga :  PIP Cair, Pati Bidik Tambahan Hingga Seribu Kuota Bantuan di 2027

Kemarin massa menyuarakan persoalan anjloknya harga telur, sementara biaya pakan mengalami kenaikan.

Di tengah aksi tersebut, Chandra menemui langsung massa dan menyatakan akan memanggil kepala dapur SPPG di wilayah Pati.

Pertemuan di Pendopo Kabupaten Pati pada Selasa (11/8/2026) ini, kemudian mempertemukan pihak SPPG dan Asosiasi Peternak Unggas untuk membahas tindak lanjut secara langsung. Dan kesepakatan penyerapan telur lokal menjadi salah satu hasil utama dari pertemuan tersebut.

Kegiatan hari ini dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Pati, Sekda Pati, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, lalu Ketua Asosiasi Peternak Unggas Kabupaten Pati, Koordinator Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) di Kabupaten Pati yang bertugas memimpin dan mengawasi operasional unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), kemudian SPPI wilayah kecamatan se-Kabupaten Pati, serta para peternak telur dan unggas dari berbagai wilayah di Kabupaten Pati.

Berita Terkait

Lapas Pati Bekerja Sama dengan Dinas Pendidikan Fasilitasi Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan
Lapas Pati Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, 41 Warga Binaan Dinyatakan Negatif
Dicecar Puluhan Pertanyaan, Pelapor Dugaan Keracunan MBG SPPG Sukorejo 2 Blora Diperiksa Polisi
HUT ke-67 Pepabri Blora: Teguhkan Semangat Perjuangan, Rawat Persatuan Bangsa
WOD Bapas Pati, Hadirkan Pelayanan di Akhir Pekan untuk Klien Pemasyarakatan
SPPG Sukorejo 2 Diselidiki, Polisi Telusuri Dugaan Pidana di Kasus MBG Blora
HUT Ke-67 PEPABRI Blora, Ziarah Rombongan ke TMP Wira Bhakti Kobarkan Api Perjuangan Bangsa
Mahasiswa Untag Semarang Adukan Pengelola SPPG Sukorejo 2 ke Polres Blora, Buntut 216 Orang Terdampak Dugaan Keracunan MBG
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 11:36 WIB

Lapas Pati Bekerja Sama dengan Dinas Pendidikan Fasilitasi Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan

Rabu, 23 September 2026 - 09:40 WIB

Lapas Pati Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, 41 Warga Binaan Dinyatakan Negatif

Selasa, 15 September 2026 - 12:12 WIB

Dicecar Puluhan Pertanyaan, Pelapor Dugaan Keracunan MBG SPPG Sukorejo 2 Blora Diperiksa Polisi

Selasa, 15 September 2026 - 12:10 WIB

HUT ke-67 Pepabri Blora: Teguhkan Semangat Perjuangan, Rawat Persatuan Bangsa

Minggu, 13 September 2026 - 09:35 WIB

WOD Bapas Pati, Hadirkan Pelayanan di Akhir Pekan untuk Klien Pemasyarakatan

Berita Terbaru