Chandra : Sekolah Rakyat Pati Lampaui Ekspektasi

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – Pada peringatan satu tahun Sekolah Rakyat Kabupaten Pati yang digelar melalui kegiatan Open House di Aula Sekolah Rakyat/Sentra Margo Laras Pati, Jumat (19/6/2026), Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan bahwa program tersebut telah membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga desil 1.

Pada kegiatan yang juga dihadiri unsur Forkopimda, Kepala DinsosP3AKB Pati, para camat se-Kabupaten Pati, dan para siswa Sekolah Rakyat tersebut, Chandra menyampaikan bahwa perkembangan Sekolah Rakyat Kabupaten Pati telah melampaui ekspektasi.

Ia menilai kualitas layanan pendidikan, fasilitas, hingga pemenuhan kebutuhan dasar siswa berjalan sangat baik sejak program tersebut mulai dijalankan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program ini sangat luar biasa. Tadi saya sudah melihat langsung kelas-kelasnya. Kondisinya bersih, fasilitasnya lengkap, kamar mandinya juga bersih. Anak-anak mendapatkan tiga kali makan dan makanan ringan. Mereka benar-benar merasa seperti di rumah sendiri,” ujar Chandra.

Ia menjelaskan, selain memperoleh pendidikan formal, para siswa juga mendapatkan dukungan pemenuhan gizi dan pembinaan karakter. Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memberikan kesempatan yang setara bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Baca Juga :  Polresta Pati Sembelih 12 Sapi, 1 Kerbau, dan 21 Kambing pada Iduladha 1447 H

“Ini kesempatan yang sangat baik bagi adik-adik kita yang berasal dari desil 1. Mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik seperti anak-anak lainnya,” katanya.

Chandra juga mengungkapkan bahwa minat masyarakat terhadap Sekolah Rakyat terus meningkat. Hal itu terlihat dari kuota jenjang SMP yang telah terisi penuh sebanyak 190 siswa, serta jenjang SMA yang telah memenuhi kuota sebanyak 90 siswa.

“Untuk tahun ini, jenjang SMP sudah penuh dengan 190 siswa dan SMA juga sudah terpenuhi 90 siswa. Yang masih tersedia saat ini adalah jenjang sekolah dasar dengan sekitar 30 siswa, karena sebagian orang tua masih mempertimbangkan sistem asrama bagi anak-anak usia dini,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menilai kualitas pembelajaran di Sekolah Rakyat tidak kalah dengan sekolah umum lainnya. Selain mengikuti kurikulum formal, para siswa juga mendapatkan penguatan pendidikan agama dan berbagai kegiatan pengembangan diri pada sore hari.

Baca Juga :  Sertifikat Aset Desa Ketanggan Diserahkan, Perkuat Kepastian Hukum

“Anak-anak ini sudah mampu berbahasa Inggris dan bahasa Arab. Pelajaran mereka juga tidak tertinggal dari sekolah-sekolah lain. Bahkan setelah kegiatan belajar formal, mereka masih mendapatkan pembelajaran agama dan aktivitas positif lainnya,” tutur Chandra.

Terkait pengembangan program, Pemerintah Kabupaten Pati terus mempersiapkan operasional Sekolah Rakyat di Tlogowungu. Saat ini progres pembangunan fasilitas tersebut telah mencapai sekitar 85 persen dan akan segera ditinjau kembali untuk memastikan kesiapan penggunaan.

“Nanti hari Selasa kami akan berkunjung ke lokasi di Tlogowungu untuk memastikan kesiapan pembangunan dan menentukan waktu operasionalnya. Tempatnya akan lebih besar dibandingkan yang sekarang,” pungkas Chandra.

Melalui Open House satu tahun Sekolah Rakyat Kabupaten Pati, pemerintah daerah berharap semakin banyak masyarakat memahami manfaat program tersebut sekaligus mendorong pemerataan akses pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan inklusif bagi seluruh anak di Kabupaten Pati.

Berita Terkait

GEMAR GAMAS Ajak Ayah Berperan Aktif dalam Pendidikan Anak
Kapolda Jateng Cup 2026 Resmi Dibuka, Polri Hadirkan Ruang Prestasi dan Kreativitas Bagi Generasi Muda
Bakti Religi Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Pati Bersihkan Tempat Ibadah dan Salurkan Bantuan Peralatan Ibadah
Karakter Mobile Legends Kreasi Cosplayer dari Berbagai Daerah Jadi Magnet Keseruan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026
Jaga Atlet Tetap Prima, Polda Jateng Hadirkan Layanan Kesehatan Terpadu di Turnamen Esports Kapolda Jateng Cup 2026
Gerakan Penanaman Pohon Warnai Pembukaan Kapolda Jateng Cup 2026, Simbol Kepedulian Generasi Muda untuk Masa Depan Indonesia
Plt Bupati Pati Apresiasi Pelestarian Tradisi Lamporan
Polresta Pati Salurkan Air Bersih untuk Warga Desa Gebang dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:13 WIB

GEMAR GAMAS Ajak Ayah Berperan Aktif dalam Pendidikan Anak

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:09 WIB

Kapolda Jateng Cup 2026 Resmi Dibuka, Polri Hadirkan Ruang Prestasi dan Kreativitas Bagi Generasi Muda

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:25 WIB

Bakti Religi Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Pati Bersihkan Tempat Ibadah dan Salurkan Bantuan Peralatan Ibadah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:22 WIB

Karakter Mobile Legends Kreasi Cosplayer dari Berbagai Daerah Jadi Magnet Keseruan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:18 WIB

Jaga Atlet Tetap Prima, Polda Jateng Hadirkan Layanan Kesehatan Terpadu di Turnamen Esports Kapolda Jateng Cup 2026

Berita Terbaru

Uncategorized

GEMAR GAMAS Ajak Ayah Berperan Aktif dalam Pendidikan Anak

Sabtu, 20 Jun 2026 - 16:13 WIB