Blora, – Semangat sportivitas dan pembinaan bakat usia dini mewarnai gelaran Turnamen Sepak Bola U-10 Kapolres Blora Cup 2026. Bertempat di Lapangan Gajah Mada, Kecamatan Kunduran, ajang ini menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80 yang berlangsung meriah dengan diikuti puluhan Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai wilayah.Sabtu(27/06/2026)
Turnamen dibuka dengan suasana khidmat dan penuh semangat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Blora yang di wakili Kapolsek Kunduran, Iptu Budi Santoso, S.H., M.H., beserta istri, . Camat Kunduran, yang di wakili Kasianto, S.E., Ketua Panitia SSB Usia Dini, Indu Ariwibowo, serta jajaran panitia Kapolres Blora Cup dan seluruh tim peserta.
Kehadiran para orang tua dan pelatih yang mendampingi para pemain cilik turut memeriahkan area pertandingan, menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap pembinaan olahraga sejak usia dini.
Pertandingan dibagi dalam dua lapangan untuk mengakomodasi sejumlah pertandingan secara simultan. Di Lapangan I, pertandingan mempertemukan Harapan Muda FC melawan MTR FC, disusul New Soccer FC yang berhadapan dengan Taruna Tuban FC, serta Cepu Putra FC yang bertemu The Lion FC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, di Lapangan II, Puma Simo FC menguji kekuatan Putra Mustika FC, Tunas Muda Jepon FC berduel sengit dengan SKU Kudus, dan Porma Kudus bertanding melawan Perseka FC. Seluruh pertandingan berlangsung sportif di bawah pengawasan wasit yang ketat.
Set melalui rangkaian pertandingan yang kompetitif, dewan juri akhirnya menetapkan daftar pemenang sebagai berikut:
· Juara I: Puma Simo FC
· Juara II: Perseka FC
· Juara III: SKU Kudus FC
· Juara IV: Harapan Muda FC
Kapolsek Kunduran, Iptu Budi Santoso, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tim atas perjuangan dan semangat fair play yang ditunjukkan. “Turnamen ini bukan sekadar meraih gelar juara, tetapi juga membentuk kedisiplinan, kerja sama tim, dan ketahanan mental sejak kecil. Kami berharap bibit-bibit unggul ini terus diasah dan kelak mengharumkan nama Blora,” ujarnya.
Sepanjang pelaksanaan kegiatan, situasi di Lapangan Gajah Mada terpantau aman dan kondusif. Tidak ada kendala berarti yang menghambat jalannya turnamen. Kolaborasi antara panitia, aparat kepolisian, dan masyarakat setempat berhasil menciptakan suasana kompetitif yang tetap nyaman bagi para pemain dan penonton.
Kapolres Blora melalui jajarannya berharap kegiatan serupa dapat terus digalakkan sebagai bagian dari komitmen Polri dalam mendukung pertumbuhan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter melalui jalur olahraga.







