Blora, – Camat Jepon resmi meresmikan hasil renovasi Jembatan Merah Putih yang menghubungkan antar desa Brumbung Dan Desa Turi Kecamatan Jepon Kabupaten Blora, Kamis (13/08/2026).
Peresmian ini menjadi angin segar bagi warga yang selama ini terkendala akses akibat kondisi jembatan yang rusak
Peresmian dipimpin langsung Camat Jepon Andi Nurrohman, didampingi Danramil Jepon Kapten Cpl M. Rivai, Kapolsek Jepon Iptu Moch Junaidi, serta Kepala desa Turi dan Brumbung. Renovasi jembatan sepanjang 15 meter dengan lebar 2,5 meter tersebut rampung dalam waktu 40 hari melalui sinergi antara personel TNI dan gotong royong masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Camat Andi Nurrohman menegaskan bahwa pembangunan Jembatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Pusat dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kami resmikan Jembatan di Desa Brumbung Semoga jembatan ini dapat memperlancar akses anak-anak sekolah dan warga sekitar. Ini adalah bentuk upaya agar bermanfaat, terutama dalam meningkatkan taraf perekonomian masyarakat pedesaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, jembatan tersebut bukan sekadar bangunan fisik dari besi dan cor beton, melainkan simbol konektivitas yang menghubungkan harapan dan perekonomian warga, khususnya anak-anak di Desa Brumbung dan Turi.
“Jembatan ini sebagai penghubung harapan anak-anak dan masyarakat. Harapan kami, ke depan bisa membawa manfaat besar, meningkatkan kesejahteraan warga dan memperlancar aktivitas pertanian maupun pendidikan,” jelasnya.
“Ini wujud komitmen TNI dan Polri dalam membantu program Bapak Presiden serta mendukung masyarakat yang terkendala akses. Dengan jembatan ini, anak-anak bisa lebih efisien menuju sekolah, dan para petani lebih mudah serta efektif dalam memproduksi dan mendistribusikan hasil bumi,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Brumbung Tahan mengungkapkan rasa syukur atas perhatian dan dukungan dari TNI dan Masyarakat. Menurutnya, sebelum direnovasi, kondisi jembatan sangat memprihatinkan, yang membahayakan keselamatan warga.
“Jembatan ini adalah urat nadi warga. Sebelumnya rusak sangat berisiko bagi anak-anak sekolah yang melintas. Sekarang warga tidak perlu was-was lagi,” tuturnya.
Senada dengan itu, tokoh masyarakat setempat, Suparmin, mengaku terkesan dengan keterlibatan aktif personel TNI yang turun langsung ke lapangan selama proses pembangunan berlangsung.
“Kami bangga melihat Pak TNI dan warga bergotong royong setiap hari memperbaiki jembatan ini. Sekarang akses kami jadi lebih aman dan nyaman,” katanya.
Acara peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Camat, Forkopincam bersama perangkat desa sebagai simbol bahwa Jembatan Merah Putih kini telah siap digunakan secara penuh untuk menunjang mobilitas dan aktivitas perekonomian masyarakat(BRT)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sumber Berita : Brotoseno






