PATI – Polresta Pati melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) terus memperkuat upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah pesisir melalui kegiatan Sabuk Kamtibmas Pesisir. Kegiatan tersebut dilakukan dengan menyambangi warga dan pekerja yang beraktivitas di sekitar perairan sebagai langkah preventif untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Kegiatan dilaksanakan pada Kamis (13/8/2026) mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai, bertempat di Dermaga Dok CV Putra Barokah. Personel Satpolairud Polresta Pati yang dipimpin Aiptu Eko Setiyanto, S.H., bersama Aipda Edi Riyanto, Aipda Muhlisin, Aipda Budiharto dan Aipda Ragil Lestari, menyambangi para pekerja bongkar di sekitar lokasi.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satpolairud menyampaikan himbauan kamtibmas perairan kepada para pekerja bongkar TPI agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban umum selama menjalankan aktivitas. Masyarakat juga diajak bersama-sama menjaga lingkungan pesisir sehingga aktivitas pekerjaan dan perekonomian dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan, S.H., M.M., mengatakan kegiatan Sabuk Kamtibmas Pesisir merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. “Kegiatan ini kami lakukan untuk membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat, khususnya para pekerja yang sehari-hari beraktivitas di sekitar perairan,” ujarnya.
Kompol Hendrik menegaskan bahwa kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah gangguan kamtibmas. “Melalui sambang ini, personel dapat mengetahui situasi secara langsung sekaligus menyerap informasi dan keluhan masyarakat terkait keamanan di wilayah pesisir,” jelasnya.
“Kami mengajak seluruh masyarakat pesisir untuk bersama-sama menjadi mitra Polri dalam menjaga kamtibmas. Apabila menemukan potensi gangguan keamanan, segera informasikan kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan sejak dini,” kata Kompol Hendrik.
Kompol Hendrik juga mengingatkan para pekerja bongkar agar tidak mengonsumsi minuman keras maupun melakukan perjudian. “Kami mengimbau seluruh pekerja untuk menjauhi minuman keras dan perjudian karena dapat memicu gangguan keamanan, konflik maupun tindak pidana lainnya,” tegasnya.
Selain kamtibmas, keselamatan kerja juga menjadi perhatian. “Bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar dermaga dan perairan, kami minta selalu mengutamakan keselamatan, berhati-hati dalam bekerja dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar,” ungkap Kompol Hendrik.
Terkait potensi kebakaran, Kompol Hendrik mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap sumber api maupun peralatan yang dapat menimbulkan kebakaran. “Kami minta masyarakat tidak lalai dan segera melakukan langkah antisipasi apabila melihat adanya potensi kebakaran di lingkungan pesisir,” ujarnya.
Kompol Hendrik selanjutnya mengingatkan masyarakat mengenai layanan **Call Center 110** sebagai sarana mendapatkan bantuan kepolisian. “Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian, menemukan gangguan kamtibmas, kecelakaan, kebakaran atau situasi lain yang membutuhkan kehadiran polisi, segera hubungi **110**. Layanan ini merupakan sarana yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan laporan atau membutuhkan bantuan kepolisian,” jelasnya.
“Kami mengajak masyarakat pesisir untuk tidak ragu menghubungi 110. Informasi dari masyarakat sangat membantu Polri dalam merespons setiap permasalahan dan menjaga situasi tetap aman,” tambah Kompol Hendrik.
“Intinya, kami ingin wilayah pesisir Kabupaten Pati tetap aman, tertib dan kondusif. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat,” pungkas Kompol Hendrik.
(Humas Resta Pati)






