Polsek Tayu Amankan ODGJ yang Mengamuk dan Lempari Kaca Masjid, Langsung Dibawa Berobat

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati – Personel Polsek Tayu bergerak cepat mengamankan seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) setelah mengamuk dan melempari kaca Masjid Baitul Qodir di Desa Kalikalong, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jumat (3/7/2026) pagi.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Berawal dari laporan Kepala Desa Kalikalong yang menghubungi Polsek Tayu dan menyampaikan adanya orang tidak dikenal yang mengamuk di area masjid serta melemparkan batu hingga merusak kaca.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Tayu, AKP Aris Pristianto, bersama piket siaga Regu III kemudian langsung menuju lokasi. Petugas berhasil mengamankan pria tersebut tanpa menimbulkan gangguan yang lebih besar dan membawanya ke Mapolsek Tayu.

AKP Aris Pristianto mengatakan pihaknya mengedepankan pendekatan humanis dalam menangani pria tersebut. Selain diamankan, yang bersangkutan juga dimandikan, diberi pakaian layak pakai, serta diberikan makanan sebelum mendapatkan penanganan medis.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel langsung menuju lokasi untuk mengamankan situasi. Kami memastikan tindakan dilakukan secara humanis agar yang bersangkutan tidak membahayakan dirinya sendiri maupun orang lain,” ujar AKP Aris Pristianto.

Ia menjelaskan, setelah kondisi pria tersebut lebih tenang, Polsek Tayu berkoordinasi dengan tim medis dari Puskesmas Tayu untuk memberikan penanganan lebih lanjut.

“Kami kemudian menghubungi tenaga kesehatan dari Puskesmas Tayu. Selanjutnya yang bersangkutan dirujuk ke RSUD Soewondo Pati agar mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis sesuai prosedur,” katanya.

Baca Juga :  Polsek Tayu Amankan ODGJ Mengamuk dan Merusak Rumah Kosong di Desa Pakis Pati

Menurut AKP Aris, pria tersebut mengaku bernama Fran dan berasal dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Berdasarkan kondisi yang ditemukan di lapangan, pria itu diduga mengalami gangguan kejiwaan.

“Kami masih melakukan pendalaman terkait identitas serta berupaya mencari keluarganya. Penanganan terhadap ODGJ harus dilakukan dengan mengedepankan sisi kemanusiaan,” ungkapnya.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan orang yang diduga mengalami gangguan jiwa dan berpotensi membahayakan keselamatan warga.

“Dengan adanya laporan cepat dari masyarakat, situasi dapat segera ditangani sehingga tidak menimbulkan korban maupun gangguan kamtibmas yang lebih luas,” pungkas AKP Aris Pristianto.

(Humas Resta Pati)

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB