Ratusan KDMP Pati Gelar Protes, Minta Prabowo Beri Kejelasan

- Jurnalis

Minggu, 2 November 2025 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI-JawaNews.id | Sebanyak 406 desa yang tergabung dalam Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), menggelar aksi protes dengan cara kreatif. Mereka melakukan aksi tersebut supaya suara dan keluh kesah para pengurus KDMP khususnya di Kabupaten Pati bisa didengar langsung oleh Presiden Indonesia Prabowo Subianto.

Melalui acara Kopdes Festival 1, mereka memajang hasil bumi serta hasil olahan maupun kreasi dari Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) mulai dari makanan ringan hingga pernak pernik dan hasil pertanian.

Gigih Suwarsono selaku Koordinator Kopdes Festival 1 menyebut, aksi ini digelar lantaran mereka sudah merasa jenuh dengan regulasi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia tapi tidak kunjung memberikan dampak yang nyata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya, sudah lebih dari 6 bulan KDMP di Pati berjalan dan sudah sah secara hukum tidak kunjung diperhatikan dengan cara diberikan permodalan yang mumpuni. Jangankan permodalan, bagaimana cara mereka bisa mengajukan pinjaman saja sampai saat ini tidak ada kejelasan.

Baca Juga :  Perkuat Mental, bentuk Insan Pemasyarakatan Profesional

“KDMP Pati sebenarnya ini sudah berjalan tetapi mati suri, tidak ada dukungan infrastruktur yang memadai dan kejelasan. Kami meminta pemerintah pusat, Pak Prabowo bisa melihat kami dan memberikan solusi nyata misalkan akses permodalan bisa dipermudah mulai dari tingkat desa hingga pusat,” ujarnya langsung di lokasi, Minggu, (2/11/2025).

Gigih merasa saat ini KDMP Pati sudah merasa kebingungan, mereka hanya terus dibenturkan dengan regulasi untuk menjualkan produk dari BUMN tapi tidak mengangkat potensi hasil yang ada di desa. Yang mana hal itu akan kembali menimbulkan permasalahan baru jika tidak diberikan solusi secara nyata.

Baca Juga :  PT. Vino Tumm Preasidum Gebrakan Putra Daerah Kota Salatiga: Garam hingga Gas CNG untuk Negeri

“Saat ini kami kebingungan, kami ini bingung mau ngapain permodalan tidak ada potensi kita padahal luar biasa, sekalinya ada solusi kita hanya diminta berjualan produk dari BUMN, dan kami harus bersaing dengan pedagang kecil di desa, ini semestinya bukan sesuatu yang terjadi,” jelas dia.

Kopdes Festival 1 yang digelar megah selama 2 hari berturut-turut itu diakuinya tidak terafiliasi oleh pihak pemerintah. Mereka melakukan swadaya secara mandiri untuk menggelar acara tersebut.

“Tidak, kami tidak terafiliasi oleh pihak Pemerintah Daerah, festival desa yang megah ini kita laksanakan secara mandiri dan swadaya dari para pengurus,” pungkasnya.

Editor : Dian

Berita Terkait

Bukber Bareng Insan Pers, Kapolresta Pati Perkuat Sinergi dan Santuni Anak Yatim
Pastikan Stok Ramadan Aman, Tim Gabungan Polres Blora Sidak Pasar Sido Makmur dan Jepon
Lapas Pati Lantik Pejabat Fungsional dan Sematkan Kenaikan Pangkat Pegawai
Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Blora, Warga Minta Solusi Kepada Wakil Bupati
Komitmen Berantas Narkoba, Polda Jawa Tengah Ungkap Ratusan Kasus Awal Tahun 2026
Pesantren Ramadhan, Momentum Hijrah dan Harapan
Sertijab Kasat Reskrim Polresta Pati: Kompol Dika Resmi Menjabat, Kapolresta Pati Dorong Pendekatan E-Sport untuk Generasi Muda
Tarawih Penuh Makna, Satlantas Polresta Pati Sisipkan Pesan Kamtibmas Lewat Ramadhan Safety Class di Margorejo
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:58 WIB

Bukber Bareng Insan Pers, Kapolresta Pati Perkuat Sinergi dan Santuni Anak Yatim

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:31 WIB

Pastikan Stok Ramadan Aman, Tim Gabungan Polres Blora Sidak Pasar Sido Makmur dan Jepon

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:11 WIB

Lapas Pati Lantik Pejabat Fungsional dan Sematkan Kenaikan Pangkat Pegawai

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:22 WIB

Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Blora, Warga Minta Solusi Kepada Wakil Bupati

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:19 WIB

Komitmen Berantas Narkoba, Polda Jawa Tengah Ungkap Ratusan Kasus Awal Tahun 2026

Berita Terbaru