Teka-teki Solusi Penanganan TPA Overload di Pati

- Jurnalis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati menyampaikan akan segera menindaklanjuti kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang penuh.

Melalui Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan, Persampahan dan Pertamanan, Henri Setiawan mengatakan bahwa rencananya DLH Kabupaten Pati akan membuat Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST).

la menjelaskan, DLH Kabupaten Pati sudah mengajukan proposal untuk sistem pengolahan sampah. Ditarget pada 2026 sudah terealisasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Katanya masuk short list RPJMN, bahwa Pati di 2026 akan dibangun TPST dengan dana kurang lebih Rp120 miliar dari hibah.. Tapi harus dicukupi studi kelayakan usaha kita di tahun ini,” ujar Henri saat dikonfirmasi Awak Media Sabtu (30/8/2025).

la menuturkan bahwa pembuatan TPST di Kabupaten Pati akan menelan biaya ratusan miliar dari hibah.Serta rancangan desain mesin sudah diusulkan pada tahun 2025 ini.

Baca Juga :  Pascademonstrasi, Gubernur Ahmad Luthfi Instruksikan Bupati dan Wali Kota Percepat Pemulihan Daerah

“Detail engineering design sudah diusulkan dengan dana Rp500 juta kita di tahun ini. Sehingga di tahun depan itu persyaratan sudah bisa terpenuhi,” ucapnya.

Dijelaskannya bahwa TPST akan melakukan Refuse Derived Fuel (RDF) pada sampah.

Pihaknya akan bekerja sama dengan PT Semen Gresik dalam kerja sama pembangunan TPST. “TPST membangun tempat pengolahan sampah terpusat seperti pabrik RDF, sudah ada kerja sama dengan Semen Gresik. TPA di 2025 sudah overload, sehingga bisa langsung tertangani, pihak swasta (investor) seperti apa dan pemerintah pusat bergerak seperti apa kita udah punya skenario,” urai Henri. Pihaknya sudah mengatur perencanaan matang terkait pengolahan sampah di Bumi Mina Tani jika TPA sudah kelebihan kapasitas.

Baca Juga :  Hari Keempat Pencarian Nelayan Hilang di Banyutowo, Polisi Perluas Penyisiran hingga Perairan Rembang

Investor telah diajak negosiasi, mengingat investasi di bidang sampah dinilai menguntungkan. Namun, kondisi itu masih perlu diperjuangkan karena kerap buntu.

“Saya ketemu dengan investor kurang lebih 15 orang, sudah menjajaki tapi tidak ada tindaklanjut. Saya rasa investor seluruh Indonesia belum berani bekerja sama tentang sampah, dia tertarik dengan keuntungannya tapi belum berani fight,” terangnya.

Apabila investor belum ada kata sepakat, maka jalan satu-satunya adalah meminta kepada pemerintah pusat.

“Sehingga alternatif kami minta pendanaan dari pusat. Studi kelayakan sudah kita masuk nominasi, harapan kita investor dengan keyakinannya istilahnya bisa tertarik dan terdanai pihak perbankan,” harapnya.

Penulis : Dwi S

Editor : Dian

Berita Terkait

Polsek Sukolilo Ungkap Kasus Pencurian, Kapolsek Pimpin Langsung Penangkapan Pelaku
Polsek Wedarijaksa Ungkap Kasus Penipuan dan Penggelapan, Pelaku Gondol Motor dan HP Korban Modus Iming-iming Lowongan Kerja
Polisi Ungkap Kasus Penganiayaan Maut di Juwana, Satu Tewas dan Satu Luka-luka
Lalai Saat Pindahkan BBM di Dapur, Warga Pengkolrejo Japah Alami Luka Bakar Akibat Kebakaran
Gerak Cepat Polsek Kunduran, Beri Bantuan kepada Korban Kebakaran.
Menteri IMIPAS Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkotika di Lapas dan Rutan
Cegah Penyalahgunaan Senpi, Polresta Pati Gelar Sosialisasi Khusus bagi Personel Rayon Pati
Satpolairud Polresta Pati Amankan Tradisi Larung Sesaji Sedekah Laut Alasdowo, Berlangsung Meriah dan Kondusif
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:30 WIB

Polsek Sukolilo Ungkap Kasus Pencurian, Kapolsek Pimpin Langsung Penangkapan Pelaku

Sabtu, 11 April 2026 - 14:27 WIB

Polsek Wedarijaksa Ungkap Kasus Penipuan dan Penggelapan, Pelaku Gondol Motor dan HP Korban Modus Iming-iming Lowongan Kerja

Jumat, 10 April 2026 - 21:38 WIB

Polisi Ungkap Kasus Penganiayaan Maut di Juwana, Satu Tewas dan Satu Luka-luka

Jumat, 10 April 2026 - 12:36 WIB

Lalai Saat Pindahkan BBM di Dapur, Warga Pengkolrejo Japah Alami Luka Bakar Akibat Kebakaran

Jumat, 10 April 2026 - 12:33 WIB

Gerak Cepat Polsek Kunduran, Beri Bantuan kepada Korban Kebakaran.

Berita Terbaru

Uncategorized

Gerak Cepat Polsek Kunduran, Beri Bantuan kepada Korban Kebakaran.

Jumat, 10 Apr 2026 - 12:33 WIB