Petani Tewas Tersambar Petir di Sawah Tegalombo, Polisi Pastikan Murni Musibah

- Jurnalis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati – Seorang warga Desa Tegalombo, KecamatanDukuhseti, Kabupaten Pati, meninggal dunia akibat tersambar petir saat berada di sawah, Jumat (26/12/2025) sekira pukul 17.45 WIB. Peristiwa nahas tersebut terjadi di area persawahan turut Desa Tegalombo dan sontak mengundang perhatian warga sekitar.

Korban diketahui bernama Septian Dwicahyo (36), warga RT 03 RW 02 Desa Tegalombo. Berdasarkan keterangan kepolisian, korban berpamitan kepada istrinya sekitar pukul 17.00 WIB untuk pergi ke sawah, namun sekitar 45 menit kemudian ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Dukuhseti AKP Ali Mashuri menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari istri korban pada pukul 18.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas SPKT dan Reskrim Polsek Dukuhseti bersama tim medis dari Puskesmas Dukuhseti langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Saat petugas tiba di lokasi, korban sudah berada di pinggir sawah setelah dievakuasi oleh warga. Tim medis kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah,” ujar AKP Ali Mashuri.

Dari keterangan dua saksi di lokasi, korban diduga tersambar petir ketika hujan disertai kilatan petir melanda kawasan persawahan. Warga yang melintas menemukan korban tergeletak dan segera meminta bantuan warga lain untuk mengevakuasi korban ke tempat yang lebih aman.

Hasil pemeriksaan medis oleh dokter Puskesmas Dukuhseti tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik. Namun terdapat beberapa jejas pada tubuh korban yang menguatkan dugaan korban meninggal akibat sambaran petir yang menyebabkan henti jantung mendadak.

Baca Juga :  Berbakti Bersama, Mewujudkan Pelayanan Prima

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan keterangan saksi-saksi, kami menyimpulkan kejadian ini murni kecelakaan alam. Tidak ada unsur tindak pidana,” tegas Kapolsek Dukuhseti.

Pihak kepolisian juga memastikan bahwa korban tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya. Keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menandatangani surat pernyataan, sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

AKP Ali Mashuri mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat beraktivitas di area terbuka seperti sawah ketika cuaca ekstrem. “Jika hujan disertai petir, kami sarankan masyarakat segera mencari tempat aman dan menunda aktivitas di ruang terbuka demi keselamatan,” pungkasnya.

Sumber Berita : Humas Polresta Pati

Berita Terkait

Bukber Bareng Insan Pers, Kapolresta Pati Perkuat Sinergi dan Santuni Anak Yatim
Pastikan Stok Ramadan Aman, Tim Gabungan Polres Blora Sidak Pasar Sido Makmur dan Jepon
Lapas Pati Lantik Pejabat Fungsional dan Sematkan Kenaikan Pangkat Pegawai
Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Blora, Warga Minta Solusi Kepada Wakil Bupati
Komitmen Berantas Narkoba, Polda Jawa Tengah Ungkap Ratusan Kasus Awal Tahun 2026
Pesantren Ramadhan, Momentum Hijrah dan Harapan
Sertijab Kasat Reskrim Polresta Pati: Kompol Dika Resmi Menjabat, Kapolresta Pati Dorong Pendekatan E-Sport untuk Generasi Muda
Tarawih Penuh Makna, Satlantas Polresta Pati Sisipkan Pesan Kamtibmas Lewat Ramadhan Safety Class di Margorejo
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:58 WIB

Bukber Bareng Insan Pers, Kapolresta Pati Perkuat Sinergi dan Santuni Anak Yatim

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:31 WIB

Pastikan Stok Ramadan Aman, Tim Gabungan Polres Blora Sidak Pasar Sido Makmur dan Jepon

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:11 WIB

Lapas Pati Lantik Pejabat Fungsional dan Sematkan Kenaikan Pangkat Pegawai

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:22 WIB

Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Blora, Warga Minta Solusi Kepada Wakil Bupati

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:19 WIB

Komitmen Berantas Narkoba, Polda Jawa Tengah Ungkap Ratusan Kasus Awal Tahun 2026

Berita Terbaru